Hukum & Kriminal

KPK Sita 2 Koper Berkas Milik Kepala Kantor Kemenag Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Lembaga anti rasuah komisi pemberantasan korupsi (KPK), menyita sejumlah berkas (dokumen) milik Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi sebanyak dua koper. Penyitaan dilakukan usai penggeledahan di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Gresik selama tiga jam lebih.

Ada dua koper warna biru dan kuning langsung disita oleh KPK. Koper selanjutnya dimasukkan ke mobil Toyota Innova yang standby di halaman parkir Kantor Kemenag Gresik.

Dua petugas yang mengenakan rompi bertuliskan ‘KPK’ bergegas cepat usai melakukan penggeledahan di ruangan yang sehari-harinya di tempat Muhammad Muafaq Wirahadi.

Dalam hitungan menit, kelima petugas (bukan delapan) didampingi dua petugas kepolisian bersenjata laras panjang. Dengan kode komando masuk ke mobil masing-masing. Namun, sebelum meninggalkan Kantor Kemenag Gresik. Sejumlah wartawan berusaha mengkonfirmasi kedatangan KPK. Tapi, kelima petugas tersebut acuh tak acuh tetap meninggalka lokasi penggeledahan.

Menanggapi penggeledahan ini, Kasubag Tata Usaha (TU) Kantor Kemenag Gresik, H.Munur yang turut mendampingi petugas KPK menyatakan memang ada berkas-berkas milik pimpinannnya yang turut disita.

“Sewaktu penggeledahan saya memang dipanggil ke ruangan tapi tidak boleh melihat cuma jadi saksi saja,” ujarnya, Rabu (20/03/2019).

Saat ditanya berkas atau dokumen apa saja yang dibawa petugas KPK. Dikatakan H.Munir dirinya tidak tahu sebab, cuma disuruh duduk tetapi tidak boleh melihat-lihat.

“Berkas yang dibawa saya kurang tahu yang pasti semuanya berhubungan dengan pemeriksaan,” ujarnya.

Pasca Muhammad Muafaq Wirahadi dijadikan tersangka oleh KPK, untuk sementara ini, dirinya ditunjuk oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jatim sebagai pelaksana harian (Plh) Kantor Kemenag Gresik.

“Meski pimpinannya jadi tersangka. Pelayanan di Kantor Kemenag Gresik tetap berjalan normal tidak ada kendala,” ungkapnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar