Hukum & Kriminal

Dituntut 4 Tahun Penjara

KPK Nyatakan Bupati Sidoarjo Terbukti Terima Suap Rp 600 Juta

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa penuntut umum (JPU) KPK menyatakan Saiful llah terbukti menerima uang suap sebesar Rp 600 juta, oleh karena itu Bupati Sidoarjo ini dituntut 4 tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Saiful Ilah berupa pidana penjara selama 4 tahun,” kata jaksa KPK Arif Suhermato saat membacakan tuntutan di Ruang Cakra Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (14/9/2020).

Selain hukuman badan terdakwa Saiful Ilah juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 200 juta. “Dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti kurungan penjara selama 6 bulan,”tegas jaksa KPK Arif Suhermato.

Selain tuntutan itu, Saiful Ilah juga diperintahkan mengembalikan uang suap yang diterimanya sebesar Rp 600 juta. Meski begitu, Saiful diharuskan mengembalikan sekitar Rp 250 juta, sebab uang suap sebesar Rp 350 juta sudah disita KPK.

“Terhadap barang bukti yang kami sita Rp 350 juta. Untuk itu terdakwa harus mengembalikan sisa uang sebesar Rp 250 juta,” jelas jaksa.

Mendengar tuntutan itu, Saiful Ilah bersikukuh bahwa dirinya tidak pernah meminta uang suap itu. Ia dan tim pengacaranya sendiri akan melakukan pembelaan atau pledoi di sidang Senin (21/9/2020) depan.

Saya tidak pernah minta-minta uang. Tidak pernah minta. Bohong itu. Dalam rapat tak ada saya minta-minta uang,” tegas Saiful.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilahdidakwa menerima suap dari dua kontraktor. Suap itu diberikan untuk mengatur sejumlah proyek pembangunan infrastruktur.

Dakwaan itu disampaikan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya yang dipimpin Hakim Ketua Cokorda. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar