Hukum & Kriminal

KPK Benarkan Penggeledahan Kantor Bappeda Jatim dan Empat Rumah Pejabat

Surabaya (beritajatim.com) – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah membenarkan informasi dari beritajatim.com terkait penggeledahan sejumlah lokasi di Jawa Timur dalam dua hari, Rabu (10/7/2019) dan Kamis (11/7/2019).

“Dalam dua hari kemarin, KPK melakukan penggeledahan di lima lokasi di Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan perkara suap terhadap SPR (Supriyono, tidak dibacakan), Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung terkait pembahasan, pengesahan dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018,” kata Febri Diansyah kepada beritajatim.com, Jumat (12/7/2019).

Febri menerangkan bahwa pada Rabu (10/7/2019) telah dilakukan penggeledahan di satu lokasi, yaitu Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur. Dari lokasi tersebut disita sejumlah dokumen penganggaran.

Kemudian, kegiatan penggeledahan dilanjutkan pada Kamis (11/7/2019) kemarin di empat rumah pribadi sejumlah pejabat yang masih aktif ataupun telah pensiun di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jatim.

“Dari empat lokasi ini kami sita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam. Penggeledahan dilakukan terkait dengan sumber dana APBD Tulungagung dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan tim KPK sejak Pukul 10.00 WIB pagi hingga Kamis malam,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sebuah rumah mantan pejabat Pemprov Jatim berinisial BS.

BS adalah mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim yang sekarang menjabat sebagai Komisaris Bank Jatim. BS saat ini juga merupakan pengajar Widyaiswara di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jatim.

Sebelum menjadi Kepala Bappeda Provinsi Jatim, BS pernah menduduki pos jabatan strategis, yakni sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim.

Beritajatim.com mendatangi kediaman pribadi BS di Jalan Bhakti Husada III/4 Surabaya pada Kamis (11/7/2019) malam. Pembantu rumah tangga bernama Amindasah membenarkan ada petugas KPK yang mendatangi kediaman majikannya sekitar pukul 11.00 siang.

“Pemeriksaan dilakukan hingga pukul 15.00 sore. Saat digeledah petugas KPK, bapak ada di rumah. Tapi saya tidak tahu Mas terkait masalah apa,” tuturnya.

Saksi dari warga Bhakti Husada Surabaya, Sholeh Sumpil yang menyaksikan kedatangan petugas KPK membenarkan peristiwa penggeledahan tersebut.

“Sekitar jam 10.00 lebih sampai jam 15.00. Ada dua mobil Innova. Sekitar lima orang petugas KPK dan polisi satu orang. KPK sebelumnya mencari rumah Ketua RT, tapi Ketua RT kebetulan tidak ada di tempat. Akhirnya, dua seksi keamanan perumahan diminta KPK ikut menyaksikan penggeledahan,” katanya.

Informasi yang diperoleh beritajatim.com, BS tersangkut pengembangan kasus di Tulungagung. (tok/hen)

Apa Reaksi Anda?

Komentar