Hukum & Kriminal

KPK Bahas Penguatan APIP Bersama 53 Inspektur dari Sejumlah Daerah

Jakarta (beritajatim.com) – KPK mengundang Inspektur di 25 Provinsi dan 28 Kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk berdiskusi mengenai upaya perbaikan dan penguatan fungsi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata berharap dengan adanya forum ini, bisa menghasilkan kesimpulan yang baik terkait dengan persoalan APIP dan apa yang kira-kira bisa menjadi solusi. Menurutnya, fungsi APIP harus diperkuat agar dapat mengoptimalkan pencegahan korupsi di daerah. Menurutnya, dengan peran kuat dari APIP dan koordinasi dengan KPK bisa membuat pemberantasan korupsi akan lebih efektif.

Saat ini, lanjut Alexander, masih ada beberapa permasalahan mengenai fungsi dan kewenangan APIP di daerah. Pertama, dalam aspek kelembagaan beban inspektorat sangat tidak sebanding dengan beban cakupan lembaga yang ada. Selain itu, ada indikasi benturan kepentingan yang membuat para auditor tidak bekerja secara maksimal. Kedua, dalam aspek kuantitas sumber daya manusia, kualitas dan kompetensi auditor menurutnya perlu ditingkatkan.

“Dalam aspek anggaran, masih banyak pemerintah daerah yang belum merespon himbauan dari Kementerian Dalam Negeri tentang besaran anggaran untuk masing-masing inspektorat,” ujar Alexander, Kamis (27/6/2019).

Ditambah lagi, lanjutnya, kewenangan APIP yang selama ini masih minim. Dalam proses audit kewenangan APIP sangat terbatas jika dibandingkan dengan aparat penegak hukum. Kesimpulan seluruh aspek persoalan tersebut kemudian dirangkum dan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri untuk ditindaklanjuti. “Selain itu, KPK juga akan membuat surat rekomendasi kepada Presiden berdasarkan hasil diskusi hari ini,” katanya. (hen/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar