Hukum & Kriminal

Korupsi, Kades Sukosewu Dituntut 5 Tahun Penjara

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro menuntut, terdakwa Kepala Desa Sukosewu, Wiwik Pujiningsih, dengan hukuman penjara selama lima tahun. Tuntutan tersebut dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Senin lalu.

JPU Kejari Bojonegoro, Dekry Wahyudi mengatakan tuntutan lima tahun penjara itu sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Tuntutan sesuai dengan ancaman hukuman minimal dalam pasal tersebut,” ujarnya, Kamis (4/4/2019).

Sidang selanjutnya akan digelar dengan agenda pembelaan dari terdakwa. Sebelumnya diketahui, terdakwa menerima keterangan saksi dan tidak menghadirkan saksi meringankan. Terdakwa, melalui penasehat hukumnya, Mansyur sebelumnya juga mengakui kesalahannya.

Wiwik didugaan melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) tahun 2016-2017 senilai Rp550 juta dari pos anggaran yang berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari tiga item yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Tiga item yang tidak bisa dipertanggungjawabkan adalah, senilai Rp121 juta dari selisih upah kerja, senilai Rp409,8 juta selisih perhitungan pekerjaan fisik yang ada di Desa Sukosewu dan honor Tim Pelaksana Kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai Rp19,8 juta. [lus/suf

Apa Reaksi Anda?

Komentar