Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Korban Penipuan Investasi Bodong di Tuban Lapor Polisi

Sejumlah korban kasus penipuan investasi bodong saat mendatangi Mapolres Tuban. [Foto: M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Puluhan orang yang sebagian besar adalah para wanita muda mendatangi Polres Tuban untuk melaporkan kasus penipuan investasi bodong yang selama ini mereka alami, Senin (17/1/2022).

Dalam kasus tersebut, korban dijanjikan mendapatkan keuntungan dari modal antara 40 persen sampai dengan 50 persen. Diduga jumlah korban kasus penipuan investasi bodong di Kabupaten Tuban itu mencapai ratusan orang dengan kerugian hingga puluhan miliaran rupiah.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, puluhan muda-mudi yang mendatangi Polres Tuban tersebut adalah untuk melaporkan FZ dan RF. Keduanya merupakan merupakan pasangan kekasih yang diduga telah melakukan penipuan dengan modus investasi yang menjanjikan keuntungan besar.

“Hari ini kita bersama dengan para korban penipuan investasi bodong mendatangi Polres Tuban untuk melaporkan kasus ini. Terlapornya ada dua orang,” terang Direktur LBH Muhammadiyah Tuban, Nang Engki Anom Suseno, kuasa hukum korban.

Sejuah ini, pendataan yang dilakukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muhammadiyah Tuban terdapat 99 korban. Dari jumlah itu, 30 orang ikut langsung melapor ke Polres Tuban. “Untuk hari ini yang sudah melapor sebanyak 30 orang. Adapun kerugian yang dialami korban bervariatif, mulai puluhan juta hingga ratusan juta,” sambungnya.

Sementara itu, dalam modus investasi bodong tersebut pelaku FZ dan RF mulai beroperasi sejak awal November 2021. Awalnya para korban yang berinvetasi jutaan rupiah melalui pelaku itu berjalan lancar dengan kontrak jangka waktu 7 hari sampai 10 hari.

“Kasus ini mulai mencurigakan sejak Januari 2022, karena sudah tidak ada kejelasan. Para korban ini dijanjikan keuntungan sebesar 40 sampai 50 persen dari modalnya,” paparnya. [mut/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar