Hukum & Kriminal

Korban Miras Oplosan di Malang Bertambah, Total 4 Orang Meninggal

Malang (beritajatim.com) – Jumlah korban jiwa pesta minuman keras oplosan di Jalan Simpang Candi Panggung, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang, terus bertambah. Kini korban meninggal dunia menjadi empat orang.

Korban terbaru adalah Firnanda Prasetya (16), dia meninggal dunia pada Selasa malam, (17/9/2019). Jenazah dimakamkan di TPU Panggungrejo, Kota Malang, pada Rabu, (18/9/2019). Sebelumnya, dia mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang.

Pesta miras warga Mojolangu dilakukan pada saat membersihkan area punden sebagai persiapan Bersih Desa 1 Suro pada Minggu, (15/9/2019). Mereka diduga keracunan miras oplosan. Hingga saat ini delapan orang warga setempat masih kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Ketua RW setempat, Watiah mengatakan, Firnanda adalah anak putus sekolah. Dia seharusnya saat ini duduk di bangku kelas 1 SMA. Karena keterbatasan ekonomi, Firnanda tidak melanjutkan sekolahnya.

“Meninggalnya kemarin malam dan baru dimakamkan tadi pagi. Dia ini anak putus sekolah seharusnya dia anak kelas 1 SMA. Karena dia memang dari keluarga ekonomi pas-pasan,” ujar Watiah.

Sementara, Polres Malang Kota memastikan pihaknya bakal melakukan penyelidikan atas kasus dugaan keracunan miras oplosan ini. Polisi telah melakukan olah TKP ulang. Selain itu, polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga sebagai penjual miras.

“Tim masih bergerak Polres, Polsek dan Tim Labfor Polda Jatim. Sempel darah dan urine sedang diteliti. Kami juga sudah melakukan olah TKP lagi. Kami memeriksa saksi-saksi keterangan dari korban. Kami juga memeriksa beberapa orang yang didindikasikan miras ini berasal masih kami periksa mereka tiga orang ini penjual miras,” tandas Wakapolres Malang Kota, Kompol Ari Trestiawan. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar