Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Korban Kasus Skimming di Gresik Lapor ke Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Nasabah yang menjadi korban kasus skimming di Gresik mulai melapor ke polisi. Mereka berharap dengan laporan ini, uangnya bisa kembali dan berharap aparat kepolisian mengungkap kasus ini.

Salah satu korban kasus ini yakni Happy Gunawan (29) mengaku kehilangan Rp 6 juta pasca melakukan penarikan uang pada Selasa lalu (15/6). Di lokasi yang sama seperti korban lain. Yakni kawasan ATM Giant Perum GKB.

“Saat ada informasi skimming viral, saya optimis saldo masih aman. Sebab, saya pakai jenis banknya berbeda,” ujarnya, Selasa (22/06/2021).

Warga asal Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik itu mengaku sering bertransaksi di ATM link tersebut. “Saya sudah melapor ke pihak bank. Namun, menjanjikan waktu 20 hari untuk mencari tahu penyebabnya. Belum ada kepastian uang bisa kembali,” paparnya.

Happy memberanikan diri melapor ke pihak kepolisian dan berharap pelaku tertangkap. Pasalnya, kasus ini sangat merugikan dan meresahkan.

Secara terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pun membenarkan aduan tersebut. “Beberapa korban memang sudah melapor, namun belum kami pastikan jumlahnya,” urainya.

Dirinya berharap para korban yang bernasib sama juga melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. “Dari keterangan, hampir sebagian besar kronologi dan tempat kejadiannya sama,” katanya.

Seperti diberitakan, kronologis hilangnya uang para nasabah yang terjadi pada Jumat (18/6). Dari beberapa keterangan melalui mobile banking, menunjukkan keberadaan lokasi di Kota Denpasar, Bali.

“Ini kategori modus lama, pelaku melakukan monitoring dari jarak jauh. Laporan para korban telah didalami oleh jajaran Satreskrim Polres Gresik. Mohon waktunya, untuk bisa mengamankan dan menangkap pelaku,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar