Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Korban dan Pelaku Insiden Berdarah di Sampang Masih Kerabat

Dugaan penganiayaan di depan kantor Polsek Ketapang, Senin (23/8/2021).

Sampang (beritajatim.com) – Selang sehari, kasus penganiayaan dengan senjata tajam yang terjadi di depan kantor Polsek Ketapang, Kabupaten Sampang, Senin (23/8/2021). Mulai terungkap.

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto mengatakan, sebelum terjadinya insiden berdarah itu, korban bersama istri tersangka dan beberapa kerabatnya, menumpangi mobil Toyota Innova berwarna hitam Nopol L 1487 GA menuju Surabaya.

Tepat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mobil yang kendarai oleh korban itu dihentikan paksa oleh tersangka dan dengan nada tinggi meminta korban keluar dari mobil.

“Tanpa banyak bicara, tersangka mengayunkan senjata tajam jenis pisau kepada korban dengan membabi buta,” terangnya, Selasa (24/8/2021).

Akibatnya, lanjut Sudaryanto, korban mengalami luka bacok di sejumlah tubuhnya diantaranya pada bagian tangan, pungung dan bahu.

“Saat kejadian, ada sejumlah warga hendak melerai, namun karena takut terkena pisau, maka menunggu tersangka berhenti mengayunkan sajam, dan tidak lama kemudian membawa korban ke RSU Ketapang,” tandasnya.

Berdasarkan informasi, antara pelaku dan korban masih kerabat dekat dan berasal dari satu desa yakni Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. [sar/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar