Hukum & Kriminal

Komplotan Spesialis Pecah Kaca Mobil di Ponorogo Tertangkap

Ponorogo (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Ponorogo berhasil menangkap komplotan pencurian spesialis pecah kaca mobil yang beraksi di bumi reyog pada tanggal 11 Agustus lalu.

Berkoordinasi dengan Polres Sragen dan Banyumas, para tersangka ini bisa diamankan di wilayah Jogjakarta. Sebab aksi serupa pernah dilakukan di Sragen.

Dari Ponorogo, komplotan tersebut lanjut beraksi di Banyumas. Para tersangka ini berinisial MM asal Sampang Madura, AT dari Palembang, DI dari Jogjakarta dan AJ. Inisial terakhir yang berasal dari Palembang saat ini masih buron.

“Tersangka MM ini ditahan di Ponorogo. Sementara AT dan DI ditahan di Polres Sragen. Sedangkan AJ statusnya masih buron,” kata Kapolres Ponorogo AKBP. Muchammad Nur Azis, Selasa (1/9/2020).

Komplotan ini melakukan koordinasi, janjian dan berkumpul di Ponorogo sebelum beraksi. Mereka tidak menggunakan warga lokal untuk melancarkan aksinya. Setiap tersangka, mempunyai tugas masing-masing, mulai mengamati korban di bank, ada yang mengeksekusi target yang akan dicuri.

“Jadi tersangka MM berperan sebagai joki motor yang membawa kabur membawa uang dengan tersangka yang memecah kaca mobil,” katanya.

Azis mengungkapkan aksi curat dengan modus pecah kaca mobil di Ponorogo pada pertengahan Agustus lalu, menelan kerugian hingga Rp 177 juta. Pembagian uang hasil curian pun dibagi sesuai peran masing-masing tersangka. Ada yang menerima uang Rp 30 juta, ada juga yang mencapai Rp 50 juta.

“Para pelaku ini dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, terjadi aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil di  Ponorogo. Kali ini terjadi depan rumah makan jalan KB Duryat Kelurahan Mangkujayan Ponorogo.

Saat itu korban sedang memarkir mobilnya yang bernomor polisi AE 1217 itu dan Korban bersama temannya kemudian masuk ke rumah makan tersebut. Selang 10 menit kemudian, terdengar suara yang cukup keras. Pencuri itu berhasil membawa tas berisi uang  senilai sekitar Rp 177 juta yang berada di dalam mobil tersebut. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar