Hukum & Kriminal

Komplotan Rampok Rumah Mewah Surabaya Menginap di Hotal Dekat Bandara Juanda

Rumah mewah di Jalan Musi no 6 yang dibobol maling diperiksa tim reskrim Polsek Tegal Sari dan Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (12/7/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Mengerikan, pelaku perampokan di Surabaya tergolong profesional dan rapi saat menjalankan aksi. Bagaimana tidak, sehari dua aksi perampokan terjadi di wilayah hukum Polsek Tegalsari.

Dari dua tempat kejadian perkara tersebut, pelaku berhasil membawa uang tunai dan barang elektronik. Bahkan menurut bukti dan hasil penyelidikan sementara, pelaku ini berjumlah enam orang, lima di antaranya beraksi. Sedangkan satunya lagi berada di hotel kawasan Bandar Udara Juanda.

“Katanya begitu (ada lima pelaku.red). Kita masih lakukan pengejaran nanti kita kabari. Soalnya kasus ini ditangani oleh Polrestabes dan Polsek mendampingi,” jelas Kanit Polsek Tegalsari, Iptu Made kepada beritajatim.com di lokasi kejadian, Minggu (12/7/2020).

Seperti data yang diperoleh beritajatim.com, dalam tempo sehari, dua rumah di Tegalsari, Surabaya dibobol perampok. Dua rumah itu yakni berada di Jalan Tegalsari No 16 dan Jalan Musi No 6, Surabaya. Pelaku yang membobol diduga berjumlah lima orang, satu orang di jalan mengawasi dan empat lagi masuk rumah mencuri barang yang ada. Dari dua TKP tersebut pelaku berhasil membawa ponsel dan uang Rp 120 jutaan.

Selain itu, pelaku diduga juga hendak lari ke luar kota menggunakan pesawat. Hanya saja, karena aksi pelaku berhasil diidentifikasi beberapa alat bukti. Pelaku pun diduga tak jadi lari naik pesawat.

Walhasil pelaku lari menggunakan mobil minubus jenis Xenia Avansa putih dan motor. Hanya saja pertanyaan beritajatim.com di lokasi kejadian terkait informasi ini tak dijawab oleh Kanit Reskrim Polsek Tegalsari.

“Maaf saya gak bisa memberikan keterangan. Silakan konfirmasi ke Polrestabes saja,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pelaku perampokan di Jalan Musi no 6 pelaku hanya berhasil membawa ponsel saja. Tak ada barang berharga yang ditemukan meski pelaku sudah memporak-porandakan dua kamar.

“Dua kamar berantakan dan tak ada barang hilang. Yang hilang hanya ponsel saja,” jelas Sosiawan (57) pemilik rumah. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar