Hukum & Kriminal

Komplotan Oknum Satpam Curi Gula PG Jatiroto

Lumajang (beritajatim.com) – Gara-gara gaji tidak mencukupi untuk kebutuhan dapur, oknum Satpam Pabrik Gula (PG) Jatiroto Lumajang nekat mencuri gula yang dijaganya di gudang.

Informasi dihimpun di Mapolsek Jatiroto, Rabu (15/1/2020), terkuaknya kasus pencurian gula itu dari laporan bagian gudang. Kemudian dilakukan penyelidikan, saat petugas melakukan patroli mendapati oknum Satpam hendak membawa sekarung gula.

Dari pengembangan, ada sekitar 10 orang Satpam yang terlibat dalam pencurian gula milik PTPN XII itu. Namuna, hanya 6 orang oknum Satpam yang berhasil ditangkap. Mereka adalah Fredi dan Suasman, warga Kaliboto Lor, Dedo dan Yohanes warga Desa Jatiroto, Roni warga Desa Yosorati, serta Sahroni warga Desa Pringgowirawan, Kecamatan Sumberbaru, Jember.

“Mereka nekat mencuri lantaran ingin ada tambahan uang untuk keluarganya,” kata Kapolsek Jatiroto AKP Bambang Supeno kepada wartawan.

Masih kata dia, gula dijual ke sejumlah toko yang mau menerima hasil curian mereka. Bahkan, ada gula yang dijual keluar kota. “Dari 6 kawanan ini, masih ada 4 orang kabur saat hendak ditangkap,” paparnya.

Dari pemeriksaan dan keterangan pengelola gudang gula, diduga aksi kejahatan oknum Satpam ini sudah lama. Pasalnya, pabrik kehilangan gula sebanyak 91,75 ton. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,54 Miliar. “Kami kaget kok gula di gudang banyak yang hilang gula,” ujar Kepala Gudang Gula PG Jatiroto, Kolan Bima Govara.

Kini, enam oknum Satpam dimasukan dalam sel tahanan Mapolsek. Mereka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman 10 tahun penjara. [har/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar