Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Komplotan Curanmor di Surabaya Diringkus Polsek Karangpilang saat Pesta Sabu

Ketiga tersangka berikut motor hasil curian diamankan di Polsek Karangpilang

Surabaya (beritajatim.com) – M Risky Nur Rochman (21), warga Jalan Sidosermo, Moch. Yunus (26), warga Dusun Sudimoro, Mojokerto, dan Ridwan (22), warga Jalan Rambutan, Sedati, Sidoarjo ditangkap Unit Reskrim Polsek Karangpilang saat melakukan pesta Sabu di Jalan Ngagel, Kamis (19/5/2022). Saat penyelidikan, ternyata ketiganya adalah bandit curanmor yang selama ini beraksi di Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Iptu Gogot mengatakan, saat itu anggotanya menerima informasi masyarakat tentang pesta narkoba di salah satu rumah di Jalan Ngagel. Pihaknya yang mendapat laporan tersebut langsung menggerebek rumah tersebut. Dari situ didapati 3 orang sedang asik nyabu. Dari keterangan tersangka di tempat, rumah tersebut adalah basecamp sebelum menjual motor curian ke Madura.

“Ketiga tersangka ditangkap anggota di rumah seorang tersangka yang dijadikan basecamp ketika hendak menjual motor ke Madura,” kata Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Iptu Gogot Purwanto, Minggu (20/5/2022).

Dari pengakuan tersangka, selama bulan Ramadan mereka sudah mencuri sebanyak 5 kali, antara lain di Jalan Krukah, Siwalankerto, Nginden Intan, Wonokromo, dan terakhir di Jalan Ngagel Rejo. “Modusnya boncengan bertiga dan acak saja ambil motor masyarakat yang pengamanannya kurang,” imbuh Gogot.

Gogot mengatakan, dalam menjalankan aksinya, para tersangka langsung berbagi peran. Risky Nur Rochman sebagai eksekutor, Moch. Yunus mengawasi situasi dan Ridwan menunggu di atas motor. “Risky sebagai eksekutor lalu merusak lubang kontak motor menggunakan kunci T,” ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Tandes ini.

gogot mengatakan, seorang pelaku (Ridwan), sempat melarikan diri dan dikejar anggota. Sebelum akhirnya ditangkap warga setempat karena anggota meneriakinya maling. “Kami juga dibantu warga karena satu orang sempat melarikan diri,” tegas Gogot.

Dari penggeledahan dirumah tersangka, petugas menemukan 2 buah mata kunci T; 1 motor Yamaha Lexi warna merah nopol L 4612 PT milik korban serta 4 pasang pelat nomor motor hasil curian. “Kami tidak menemukan narkoba saat penggeledahan,” tandas Gogot.

“Saya menjual ke penadah di Bangkalan Madura seharga Rp 2 Hingga Rp 3 juta, tergantung jenis motornya,” kata ketiga tersangka kompak.

Akibat perbuatannya, kini ketiga tersangka mendekam di tahanan Polsek Karangpilang, pun begitu juga barang bukti. [ang/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar