Hukum & Kriminal

Kisah Haru Kapolres Bojonegoro Bersama Anak Penjual Keliling

Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang anak menuntun sepeda pancal masuk ke Mako Polres Bojonegoro. Dia masuk saat anggota kepolisian masih dalam suasana perayaan Hari Bhayangkara Ke-74. Saat itu ada kegiatan bersama dengan para pelaku usaha kuliner. Sehingga halaman Mapolres Bojonegoro ramai.

Sejumlah pelaku kuliner sedang menyerahkan kado berupa hasil produksi dari para komunitas pengusaha kuliner yang ada di kota Bojonegoro berupa macam-macam jenis makanan, minuman dan camilan.

Disela-sela kegiatan, perhatian Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan tersita oleh anak kecil yang menuntun sepeda. Bocah itu adalah Ahmad Rizki Dwi berusia 11 tahun, asal Gang Makam Sedeng RT 12, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Bojonegoro.

Bocah kelas V Sekolah Dasar (SD) itu masuk ke Mapolres Bojonegoro dengan menawarkan dagangannya ke petugas penjagaan. Melihat itu, Kapolres Bojonegoro kemudian langsung mendatangi bocah tersebut dan mengajaknya ngobrol. “Kamu jualan nasi apa?,” tanya M Budi Hendrawan, saat menghampiri bocah tersebut, Jumat (3/7/2020).

“Jual nasi pecel, nasi kuning pak,” jawab bocah yang saat ini hanya tinggal bersama seorang ibu dan dua adiknya itu.

Kapolres memborong semua nasi bungkus dagangannya. Selain memborong dagangannya, bocah tersebut juga diajak belanja keperluan sekolah. “Anaknya kelihatan senang,” ucap Iptu Lilik Puji Rahayu yang mendampingi belanja. Rasa haru muncul saat bocah tersebut berpamitan, air mata bocah itu meleleh.

Kisah yang dialami anak tersebut, hampir mirip dengan yang dialami oleh Kapolres Bojonegoro pada masa kecilnya. Berdagang, sambil bersekolah membantu ekonomi keluarga. Melihat itulah Kapolres yang asli kelahiran Bojonegoro merasa terpanggil untuk membantu bercampur haru. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar