Hukum & Kriminal

Ketagihan Main ML, Pemuda di Surabaya Tertangkap Polisi Karena Aksi Nekat Ini

Kumaidi pecinta game Mobile Legend yang nekad melakukan pencurian ponsel saat gelar perkara di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Jumat (8/11/2019).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) РKeseruan dan asiknya bermain Mobile Legend membuat pemuda bernama, Kumaidi (19) asal Grabakan Kecamatan Keradenan  Grobogan Jawa Tengah harus mendekam di penjara.

Bukan karena kecurangan atau melakukan aksi yang merugikan perusahaan Moonton kreator game online ponsel pintar ini. Hanya saja, karena tak memiliki ponsel pintar, Kumiadi justru mengambil ponsel rekan kerjanya di parkiran Royal Plaza Mall Surabaya.

“Awalnya gak ada niatan mencuri HP teman saya. Tapi karena sudah lama gak maen game ML (Mobile Legend) pas saya kerja lihat ada hp tergeletak di kursi ya saya simpan saja,” katanya saat gelar perkara di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Jumat (8/11/2019).

Usai menyembunyikan hp, pelaku mengaku kembali melanjutkan kegiatannya bekerja sebagai juru parkir di mall tersebut. Hanya saja, karena pemilik ponsel merasa curiga, akhirnya korban yang diketahui bernama AH (24) ini pun melaporkan ke pimpinan.

Usai dilaporkan dan dilakukan pengecekan ke seluruh pekerja, pimpinan keamanan mall tak mendapati ada yang mencuri. Sampai akhirnya kamera pengawas dicek dan Kumaidi terlihat jelas mengambil dan menyimpan ponsel AH ini.

“Selanjutnya pimpinan mall melakukan laporan dan menyerahkan pelaku ke Polsek Wonokromo. Kita periksa barang bukti dan introgasi pelaku ternyata benar dia (pelaku.red) mengaku mencuri ponsel untuk maen game online,” papar Iptu Arie kepada jurnalis.

Kini pelaku dan barang bukti diamankan untuk dilakukan pendataan dan penyidikan untuk data pengadilan. Pelaku pun dijerat dengan UU KUHAP tentang pencurian dan pemberatan.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar