Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kepergok, Polres Lamongan Ringkus 2 Pelaku Curanmor Asal Surabaya

Lamongan (beritajatim.com) – Tim Jaka Tingkir Sat Reskrim Polres Lamongan berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan motor (curanmor) yang tertangkap basah saat menjalankan aksinya di wilayah Lamongan.

Dari keterangan pihak kepolisian, dua tersangka tersebut yakni Novi Pahlawanto (32) dan Dimas Mardiansyah (20). Keduanya merupakan warga asal Kedung Mangu, Desa Sidotopo Wetan Kenjeran Surabaya.

Keduanya tertangkap saat sedang beraksi di depan Toko Tembakau Srawung, jalan Soewoko, Kelurahan Jetis, Lamongan. Nahasnya, sebelum berhasil membawa kabur sepeda motor hasil curiannya, pelaku ditangkap anggota Unit 2 Tipidter bersama Tim Jaka Tingkir saat berpatroli di kawasan tersebut.

“Dua orang tersangka ini masing-masing adalah seorang pemetik dan seorang joki yang ditangkap di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/4/2022).

Menurut Anton, para pelaku ini sebelumnya juga telah beraksi di Kranggan Kecamatan Lamongan Kota dan di Keputran Kecamatan Deket. Bahkan, ada kemungkinan jika para pelaku ini menjalankan aksi serupa di tempat lain.

“Korbannya adalah Adhy Kurniawan (27), warga Jetis Lamongan yang berprofesi sebagai guru. Sepeda motor yang digasak pelaku adalah Honda Beat warna hitam nopol S 2420 JAW,” imbuhnya.

Anton menceritakan, kala itu korban tidak mengetahui jika sepeda motornya telah dicuri. Korban yang berada di warung kemudian dipanggil keluar dan diberi tahu oleh sejumlah warga yang sudah berkerumun. “Sepeda motor korban dirusak kuncinya oleh pelaku,” ujar Anton.

Tak hanya membekuk pelaku, imbuh Anton, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang dipakai pelaku, di antaranya kunci T, magnet, dua kunci pas, dan pinset. “Pelaku digelandang ke Mapolres Lamongan dan dilakukan pemeriksaan,” sambungnya.

Masih kata Anton, bahwa dari peralatan yang mereka gunakan, nampak jika peralatan itu sudah dipakai berulangkali. Sehingga dari hasil penyidikan, keduanya mengaku pernah melakukan pencurian sepeda motor di Kranggan Lamongan, dan di Desa Keputran Kecamatan Deket Lamongan.

“Tersangka mengaku jika motor hasil curiannya dari dua tempat sebelumnya telah dijual ke wilayah Sampang Madura. Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP Jo Pasal 53 KUHP,” pungkasnya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar