Hukum & Kriminal

Kepergok Curi Motor, Warga Simokerto Babak Belur Dihajar Massa

Gresik (beritajatim.com)  – Apes dialami Elister Hasibuan (44), warga asal Kampung Seng RT 08 RW 01, Kecamatan Simokerto, Surabaya. Pria pengangguran itu kepergok mencuri motor milik Asli Wahyudi (35), warga Jalan Wahidin Sudirohusodo 426 Gresik. Sehingga, Elister babak belur dihajar warga.

Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ini terungkap saat tersangka Elister Hasibuan sudah mengincar motor milik Asli Wahyudi yang diparkir di teras rumahnya.

Saat itu, korban Asli Wahyudi baru saja menunaikan sholat di masjid yang letaknya tak jauh dari tempat tinggalnya. Usai sholat, korban pulang ke rumah lalu memarkir motornya di teras rumah.

Tanpa ada pikiran macam-macam, korban melanjutkan aktivitasnya di rumah sambil menemani anaknya belajar dan bercengkerama.

“Saat itu saya kaget tiba-tiba motor lampunya menyala hendak dibawa kabur pencuri. Namun, sebelum motornya dibawa kabur. Ketahuan kakak saya sehingga terjadi tarik-menarik tapi pelaku malah kabur,” ujar Asli Wahyudi kepada penyidik, Selasa (28/07/2020).

Mengetahui ada pencuri, lanjut Wahyudi, spontan kakak saya berteriak maling-maling. Teriakan itu terdengar oleh warga lalu tanpa dikomando warga mengejar pelaku.

Pelaku yang dikejar warga beramai-ramai. Selanjutnya, membuang topi, jaket hitam dan kunci T yang dipakai untuk merusak kontak motor.

Saat pelaku berusaha kabur sambil meninggalkan jejak sambil menuju ke Balai Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik, pelaku malah bersembunyi di toilet.

Warga yang terus mengejar akhirnya mengetahui tempat persembunyian pelaku. Dengan nada menghardik pelaku diminta keluar lalu diinterogasi. Masker pelaku dibuka oleh warga tanpa aba-aba. Warga langsung menghujamkan sejumlah pukulan dan tendangan ke wajah dan tubuh pelaku. Tidak hanya itu, kursi plastik juga dihantamkan ke kepala pelaku. “Awalnya tidak mengaku, saat diperiksa sakunya ternyata ada kunci T lagi. Lalu dihajar sama warga,” kata Asli Wahyudi.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Iptu Suja’i menuturkan, pelaku langsung diamankan oleh anggota Polsek Kebomas. Kedua tangannya diborgol dan dibawa ke mobil patroli. “Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku ini membuka rumah kunci motor milik korban dengan kunci duplikat. Kemudian setelah penutup magnet itu terbuka. Barulah kunci T yang telah dimodifikasi itu digunakan untuk merusak kontak motor,” katanya.

Dihadapan penyidik, pelaku Elister Hasibuan mengaku kepepet kebutuhan sehari-hari. Dirinya datang ke Gresik hanya untuk mencuri motor. “Saya kepepet kebutuhan karena lama menganggur, lalu ada pikiran mencuri motor di Gresik tapi malah kepergok warga,” ungkapnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar