Hukum & Kriminal

Kepergok, Benih Lobster Senilai Rp 17 Miliar Akan Diselundupkan ke Singapura

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster yang dibungkus plastik dan ditempatkan dalam empat buah koper besar yang akan dikirim ke Singapura melalui terminal keberangkatan internasional Bandara Internasional Juanda.

Informasi penyelundupan benih lobster ke Singapura, sudah diterima oleh pihak intelijen. Oleh karenanya, Satgas P2 Bea Cukai Juanda selanjutnya melakukan pengawasan dan pendalaman terhadap penerbangan dengan tujuan Singapura.

“Pendalaman dan pengawasan dilakukan terutama calon penumpang dan bawaannya dengan tujuan Singapura,” kata Kepala Kanwil Bea cukai Juanda Budi Harjanto, Senin (24/6/2019).

Budi Harjanto melanjutkan, dari pengawasan di lapangan, pihaknya mencurigai dua calon penumpang DI dan RI yang akan terbang ke Singapura dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA854 SUB-SIN.

“Petugas berusaha melakukan pencarian terhadap kedua calon penumpang tersebut namun tidak ditemukan,” terangnya.

Petugaspun kemudian melakukan pendalaman terhadap barang bawaan berupa empat koper besar dengan claim tag atas nama ID dan RI, yang saat itu telah berada di lambung pesawat dan berhasil diamankan.

“Untuk memastikan isi koper tersebut kita lakukan pemeriksaan menggunakan x ray dan setelah dianalisa dicurigai isi empat koper tersebut adalah baby lobster,” tegasnya.

Kemudian, sambung Budi, Satgas Bea Cukai Juanda, petugas Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I dan Satgas Lanudal bersama-sama melakukan pembukaan empat koper tersebut dan mendapati Baby Lobster sebanyak ± 113.300 ekor.

Rinciannya, ditemukan benih lobster jenis Lobster Mutiara (Panulirus Versicolor) sebanyak ± 6.905 ekor, benih lobster jenis Lobster Pasir (Panulirus homarus) sebanyak ± 106.395 ekor. “Baby lobster yang ditemukan ini nilainya sekitar Rp 17,3 Milyar,” urainya mengasumsi.

Pihaknya akan terus melakukan tindaklanjut dengan melakukan penindakan, penelitian dan penyelidikan atas kasus eksportasi illegal baby lobster ini. “Barang bukti baby lobster saat ini kita sita diamankan,” tegas Budi.  [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar