Hukum & Kriminal

Kepala Puskesmas dan Istri Jadi Tersangka Penipuan Rp 450 Juta

Jember (beritajatim.com) – Seorang oknum dokter yang juga kepala salah satu puskesmas dan istrinya ditahan Kejaksaan Negeri Jember, Jawa Timur, karena menipu warga Rp 450 juta.

“Yang istri bukan dokter,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Jember Aditya Okto Thohari, Kamis (5/3/2020).

Korban adalah warga Kecamatan Ambulu. “Dia dijanjikan sang anak bisa masuk Fakultas Kedokteran Unej (Universitas Jember),” kata Aditya. Namun ternyata sang anak tidak lolos.

Tersangka mengakui menerima uang tersebut. “Namun dia hanya mengakui menerima Rp 250 juta. Tapi intinya ada uang diterima ratusan juta rupiah,” kata Aditya.

Jaksa menerima berkas dari polisi dan dianggap sudah lengkap untuk dilanjutkan ke pengadilan. Keduanya ditahan karena khawatir melarikan diri dan merusak barang bukti maupun mempengaruhi saksi. Jaksa juga khawatir proses hukum bisa terhambat jika tidak ditahan.

“Selain itu belum ada perdamaian dengan korban,” kata Aditya.

Mereka ditahan karena melanggar KUHP pasal 372 dan 378. Ancaman hukumannya empat tahun penjara. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar