Hukum & Kriminal

Kepala BNNP Jatim: Sampang Rawan Peredaran Narkoba

Malang (beritajatim.com) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menyatakan, Kabupaten Sampang menjadi wilayah yang paling rawan peredaran narkoba.

Hal itu ditegaskan langsung Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Bambang Priyambadha, usai memimpin kegiatan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim Kota Malang, Jumat (17/1/2020) siang.

“Kejadian yang sudah kita tangani dari Sampang. Barang bukti yang lebih banyak dari Sampang. Kebanyakan dari kapal laut, dari Malaysia masuk ke Perak, lalu ke Madura,” tegas Bambang.

Mantan Wakapolda Sulawesi Tenggara ini membeberkan, sepanjang tahun 2019 lalu tren peredaran narkoba di wilayahnya mengalami peningkatan. Tahun lalu, jajaran BNN di wilayah Jatim berhasil mengamankan barang bukti 70 kilogram sabu.

“Untuk tahun 2018, BNNP Jatim mengamankan 26 kilogram sabu. Tahun 2019 lalu juga kita sita 70 kilogram sabu, macam-macam, karena jajaran ya. Wilayah Sampang jadi sorotan dan atensi kami. Kalau di Malang ini peredaran narkoba juga mengalami kenaikan, cukup signifikan kenaikannya, tapi masih cenderung Sampang,” ungkapnya.

Bambang melanjutkan, adanya tren peningkatan peredaran narkoba itu lantaran pressure terus dilakukan BNN. Dia pun mengimbau agar masyarakat selalu waspada.

“Semua meningkat. Jadi narkotika seperti tilang, semakin kita tingkatkan operasi, semakin meningkat juga. Modusnya, waspada untuk anak-anak kepada orang yang tidak dikenal, mereka bisa tiba-tiba memberikan sesuatu yang berisi narkoba,” pungkas Bambang. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar