Hukum & Kriminal

Kena Tilang Operasi Patuh Semeru 2019, Dua Siswi MA Menangis Tersedu-Sedu

Gresik (beritajatim.com)- Dua siswi Madrasah Aliyah (MA) di Gresik, Dewi Fatichah dan Nurul tidak menyangka ada razia ‘Operasi Patuh Semeru 2019’ di Jalan Wahidin Sudirohusodo. Kedua siswi kelas XII IPA itu hanya bisa pasrah. Bahkan, siswi MA itu malah menangis tersedu-sedu karena ditilang oleh polisi saat mengendarai sepeda motor Yamaha Scoopy nopol W 4825 KO.

Sewaktu ditanya kelengkapan sepeda motornya. Nurul malah menutup wajahnya sambil menggelengkan kepala, dan terus menangis meminta agar tidak ditilang. “Tolong pak polisi jangan ditilang takut sama kedua orang tua saya,” ujar Nurul yang terus menangis dihadapan polisi, Kamis (29/08/2019).

Karena terus menangis, Nurul yang didampingi rekannya Dewi Fatichah berusaha merayu anggota polisi yang menilang. Bujuk rayu Nurul tidak membuat polisi menyerah. Sebaliknya siswi MA itu masih menangis.

Mengetahui ada siswi MA ditilang menangis. Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik Ipda Suryono meminta kedua siswi tersebut untuk menghubungi salah satu kedua orang tuanya. “Tidak usah menangis kan sudah tahu kesalahannya tidak membawa SIM serta STNK. Apalagi sudah cukup umur 17 tahun,” tuturnya.

Setelah diberitahu kesalahaannya, kedua siswi MA itu mau mendengarkan himbauan petugas. Apa kesalahannya yang dialami Nurul bersama rekannya setelah kena tilang. “Tahu enggak kesalahannya apa kok sampai kena tilang,” kata Ipda Suryono.

Usai berdialog, beberapa menit kemudian datang Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik, Ipda Darwoyo yang mengetahui ada pelajar kena tilang karena tidak membawa kelengkapan surat kendaraan. Sambil membawa buku panduan coaching clinic. Darwoyo menunjukkan isi buku tersebut di hadapan kedua siswi yang kena tilang.

“Kalian sebagai generasi millenial seharusnya bisa memberi contoh. Buku coaching clinic itu berisi mengenai bagaimana mematuhi peraturan lalu lintas, dan syarat-syarat mengurus SIM tolong dipelajari,” tandasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar