Hukum & Kriminal

Keluarga ZA Putuskan Menerima Vonis Hakim PN Kepanjen

Malang (beritajatim.com) Butuh waktu 9 jam untuk keluarga dan tim kuasa hukum ZA menentukan sikap terkait putusan Majelis Hakim Nunik Deviari. Setelah sidang putusanĀ  selesai dibacakan pukul 11.00, Kamis (23/1/2020) hari ini, tim kuasa hukum dan keluarga langsung menggelar jumpa pers dengan media, malam ini pukul 20.00 wib.

Keluarga memastikan telah menerima putusan hakim. Yakni, menghukum ZA, dengan pembinaan selama setahun di di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam, Wajak.

“Saya selaku orangtua mengucapkan banyak terima kasih, kepada semuanya. Kepada rekan-rekan wartawan, terima kasih banyak. Maturnuwun. Termasuk kepada Pengadilan Negeri yang sudah memberikan putusan, ataupun juga kepada tim kuasa hukum ZA, terima kasih,” ungkap Sudarto, orangtua ZA, Kamis (23/1/2020) malam dalam konfrensi persnya di Pos Koffie, Kota Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sudarto menegaskan bahwa keluarga tidak akan melakukan banding. Keluarga menerima putusan Hakim dengan tabah dan ikhlas. Harapannya, supaya kasusnya cepat selesai, dan ZA bisa segera aktivitas kembali di sekolah.

“Saya memang tidak tahu LKSA Darul Aitam Wajak itu seperti apa. Tetapi kami harapkan, dengan pembinaan itu bisa menunjang pendidikan dan ilmu agama ZA menjadi lebih baik lagi,” tegas Sudarto.

Terpisah, koordinator tim kuasa hukum ZA Bakti Riza Hidayat, menambahkan bahwa sebagai tim kuasa hukum, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan terkait putusan Hakim. Bahwa apa yang menjadi keputusan keluarga, bukan semata karena persoalan hukum, tetapi ada banyak pertimbangan lainnya.

“Ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan kami, sebelum akhirnya keluarga menyampaikan menerima putusan Hakim. Tetapi yang utamanya adalah menyelamatkan ZA dari semua kegaduhan yang ada,” jelas Bakti.

Dengan keputusan menerima vonis Hakim ini, maka Jumat (24/1/2020) esok pagi, tim kuasa hukum akan ke PN Kepanjen, untuk mengisi form menerima putusan. “Dan kami sudah komunikasi dengan Bapas, terkait pembinaannya nanti di LKSA. Harapan kami secara prinsip, supaya ZA bisa sekolah lagi,” pungkasnya. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar