Hukum & Kriminal

Keluar Penjara, Eko Tertangkap Njambret Lagi

Ponorogo (beritajatim.com) – Eko Suyono (35), warga Desa Purwosari Kecamatan Babadan harus kembali merasakan dinginnya dinding penjara. Pasalnya dirinya ditangkap oleh satuan reskrim Polres Ponorogo karena diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (curat), hingga menyebabkan korbannya menderita kerugian sebesar Rp. 12 juta.

”Pelaku merupakan residivis dari kasus yang sama curat, baru keluar dari penjara satu tahun yang lalu,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto, saat press release pada Minggu (20/10/2019) siang.

Modus yang digunakan pelaku, kata Arief saat dirinya mau mengisi bensin sepeda motornya di sebuah pom mini, kebetulan pom tersebut tidak ada pemiliknya karena ditinggal untuk beribadah. Nah, saat itu pelaku Eko melihat ada tas, merasa mempunyai kesempatan diambillah tas tersebut.

Dalam tas itu berisi dua cincin masing-masing dengan berat dua gram. Uang tunai dengan jumlah Rp. 500 ribu dan uang pecahan Malaysia dengan nominal 100 ringgit. Serta kartu ATM, dimana juga disertai kertas bertuliskan angka pin ATM tersebut.

”Karena sudah mengetahui pinnya, uang senilau Rp. 10 juta yang ada di dalamnya langsung diambil pelaku,” katanya.

Uang hasil curiannya tersebut, kata pria yang lagi menjabat Kapolres Ponorogo sebulan yang lalu tersebut digunakan untuk biaya kehidupan sehari-harinya. Selain itu juga dibelikan LED TV 24 inch dan speaker aktif. Arief menambahkan pelaku ini saat mau ditangkap, berusaha melawan dan mencoba melarikan diri. Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas, dengan melumpuhkan pelaku dengan tembakan yang mengenai kaki kirinya.

”Karena berusaha melawan saat akan ditangkap, pelaku terpaksa ditembak pada kaki kirinya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar