Hukum & Kriminal

Keluar dari Rutan Tulungagung, Joko Dijebloskan ke Rutan Ponorogo

Pelaku saat digiring ke Mapolres Ponorogo (foto/Polres Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – Baru semenit merasakan udara kebebasan keluar dari rumah tahanan (rutan) Tulungagung, Joko Prasetyo (32) harus pasrah untuk kembali merasakan dinginnya berada di balik jeruji penjara. Namun, kali ini bukan lagi di rutan Tulungagung, tetapi di rutan Ponorogo. Itu setelah petugas satreskrim Polres Ponorogo sudah menunggu dirinya di depan gerbang rutan Tulungagung.

Warga Kelurahan Bangunsari Ponorogo itu ditangkap atas dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) satu unit sepeda motor milik Sumaryono, warga Kelurahan Kepatihan Ponorogo.

“Ini kasus curat pada 17 Juli 2019 lalu. Petugas berhasil menangkap pelaku pencurian, saat baru keluar dari Rutan Tulungagung,” kata Kapolres Ponorogo AKBP. Muchammad Nur Azis, Senin (18/1/2021).

Kronologisnya pada tanggal 11 Juli 2019, korban (Sumaryono-red) memarkir sepeda motor dengan nopol AE 6943 VK miliknya di rumah miliknya di Jalan JanokoJanoko Kelurahan Pakunden Ponorogo. Dimana rumah tersebut setiap hari kosong, sebab korban memilih berdomisili rumah lainnya di Jalan Ontorejo Kelurahan Kepatihan Ponorogo.

“Setiap hari korban mengecek keberadaan motornya saat memberi makan ayam ternak miliknya di rumah kosong tersebut,” katanya.

Pada saat tanggal 17 Juli 2019, korban terkaget saat melihat pintu depan terbuka dan ada bekas congkelan. Naas, saat mengecek di dalam rumah tidak mendapati sepeda motor miliknya itu. Korban langsung melaporkan musibah yang ditimpanya ini ke polisi. Dengan tanggap, satreskrim Polres Ponorogo langsung melakukan penyelidikan, hingga bermuara pada satu nama, yakni Joko Prasetyo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

“Ancaman hukumannya yakini 7 tahun penjara,” katanya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Coba Yuk, Snack Berlumur Saus Hummus

Rela Tinggalkan Dokter Spesialis

Ngobrol dengan Komunitas Berbagi di Surabaya