Hukum & Kriminal

Kekerasan Seksual Meningkat, Pemkab Bangkalan Bangun Rumah Aman

foto/ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, membangun rumah aman untuk dipersiapkan bagi pelaku dan korban kekerasan seksual di bawah umur.

Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial, Ahmad Riyadi mengatakan, rumah aman tersebut akan menampung Anak Berhubungan Hukum (ABH) dengan petugas pendamping yang berbeda. “Kalau korban akan didampingi oleh kita, sementara untuk pelaku di bawah pengawasan Bapas,” ujarnya, Rabu (24/2/2021).

Ia mengatakan, alasan ditampungnya pelaku di tempat tersebut agar pengawasan lebih mudah. Sebab, di Bapas Pamekasan tak tersedia rumah aman untuk pelaku di bawah umur. “Kalau di Bapas Pamekasan kan jadi satu dengan pelaku dewasa, jadi pelaku dibawah umur perlu lebih dilindungi, makanya akan tinggal di rumah aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mengataka,n meski nantinya pelaku dan korban ada di dalam rumah aman, namun penjagaan diperketat. Sehingga, korban tetap aman di tempat tersebut. “Itu kan masalah teknis saja, jadi meski satu tempat pasti dipisah dan pengawasannya ketat,” jelasnya.

Namun, ia juga berharap, nantinya pelaku dibuatkan tempat tersendiri dan tidak menjadi satu dengan korban. Sebab, meski dipisah, korban memiliki trauma psikologi jika masih berada satu tempat dengan para pelaku kejahatan.

“Tentu kalau dipisah lebih efektif, dan kami berharap nantinya ada tempat khusus untuk keduanya,” tandasnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar