Hukum & Kriminal

Kejati Jatim Selamatkan Aset Pemkot

Surabaya (beritajatim.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur berhasil menyelamatkan aset milik Pemkot Surabaya. Aset yang ada di Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo tersebut seluas tujuh hektar atau senilai Rp 26 miliar.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Sunarta menyatakan aset tersebut merupakan barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi.

“Dalam pelaksanaan putusan Pengadilan Tinggi, tujuh hektare itu diserahkan ke Pemkot Surabaya,” ujar Kajati Sunarta, Selasa (28/5/2019).

Sunarta menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya menyelamatkan aset negara.

Penyerahan secara simbolis atas aset tersebut diterima langsung walikota Surabaya Tris Rismaharini.

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan upaya Kejati Jatim yang telah banyak membantu Pemkot Surabaya untuk menyelamatkan aset kota. Dengan begitu, ia menyebut, ke depan aset itu akan digunakan sebaik mungkin dan akan dikembalikan fungsinya untuk masyarakat.

“Tanah itu milik kami selama 20 tahun lalu, tetapi kami tidak bisa menikmatinya karena ada permasalahan. Kemudian kami meminta bantuan kejaksaaan tinggi menjadi pengacara negara untuk pengembalian aset. Sekarang ini penguasaannya jadi milik pemkot, saya bersyukur sekali,” katanya.

Risma menyampaikan, tanah aset yang baru saja diserahkan itu, bakal digunakan sebagaimana fungsinya. Pihaknya akan memikirkan pengelolaan tanah seluas 7 hektar atau senilai Rp 26 miliar tersebut untuk kepentingan masyarakat. Namun, karena lokasinya berada di luar Surabaya, pihaknya bakal terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk rencana pengelolaan tanah tersebut. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar