Hukum & Kriminal

Razia PPKM,

Kejari Surabaya Tegur Apotik Jual Obat dan Oksigen Diatas HET

Kajari Surabaya Anton Delianto SH MH bersama Kasi Intelijen Khristiya Luthfiasandi dan Kasi Pidum Farriman Siregae dibantu personel Polrestabes Surabaya melakukan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah hukum Kejari Surabaya.

Surabaya (beritajatim.com) – Kajari Surabaya Anton Delianto SH MH bersama Kasi Intelijen Khristiya Luthfiasandi dan Kasi Pidum Farriman Siregae dibantu personel Polrestabes Surabaya melakukan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah hukum Kejari Surabaya.

Sasaran pemantauan adalah warung, cafe dan restoran yang melanggar aturan PPKM Darurat.

 

Rombongan bergerak dari kantor Kejari Surabaya menuju Restoran Malioboro Jl. Kupang Indah, McDonald Jl. Boulevard, Ahjumas Kitchen dan Luv Bar&Kitchen di Spazio Jl. Yono Soewoyo dan Warung Bakso Pratama Jl. Dukuh Kupang.

Di restoran-restoran tersebut semuanya taat aturan dengan tidak melayani makan di tempat, hanya Warung Bakso Pratama saja yang masih melayani makan di tempat.

Kepada pengelola dihimbau untuk taat aturan selama PPKM Darurat tanggal 3 – 20 Juli 2021 diantaranya buka sampai pukul 20.00 WIB dan tidak melayani makan di tempat. Setelah itu rombongan menuju salah satu apotek di daerah Dukuh Kupang.

Di lokasi tersebut rombongan menemukan fakta bahwa pengelola apotek menjual obat terapi Covid-19 Azithromycin 500 mg dan oksigen tabung kecil 500 cc diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan.

Kajari Surabaya Anton Delianto SH MH bersama Kasi Intelijen Khristiya Luthfiasandi dan Kasi Pidum Farriman Siregae dibantu personel Polrestabes Surabaya melakukan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah hukum Kejari Surabaya.

 

“ Hal ini tentu dilarang oleh Pemerintah  dalam masa pandemi Covid-19 dimana masyarakat sangat membutuhkan obat dan alat kesehatan yang murah sesuai standar pemerintah. Kepada pengelola dihimbau untuk tidak lagi menjual obat dan alat kesehatan diatas HET, dan apabila dikemudian hari apotek tersebut masih melanggar maka Kajari Surabaya akan memerintahkan untuk dilakukan penindakan sesuai hukum yang berlaku,” ujae Kajari Surabaya, Anton Delianto, Selasa (6/7/2022).

Kegiatan pemantauan PPKM Darurat di wilayah Kota  Surabaya akan terus dilakukan oleh jajaran Kejaksaan Negeri Surabaya bersama instansi terkait sebagai bentuk dukungan Kejaksaan dalam pelaksanaan PPKM Darurat seperti tertuang di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 15 Tahun 2021 dan SE Jaksa Agung No. 132 Tahun 2021. [uci/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar