Hukum & Kriminal

Kejari Surabaya Tahan Venansius Terdakwa Kasus Penggelapan

Foto/ ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menahan Venansius Niek Widodo. Dia adalah tersangka kasus penipuan dan penggelapan, kongsi bisnis nikel di Sulawesi Tenggara.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kasipidum Kejaksaan Negeri Surabaya, Fariman Issandi Siregar membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, kemarin (Kamis 15/4/21) penyerahan tsk (tersangka) dan bb (barang bukti) atas nama tsk Venansius,” terang Fariman melalui pesan di applikasi Whats App, Sabtu (17/4/2021).

Fariman juga membenarkan bahwa perkara tersebut dilaporkan di Bareskrim Mabes Polri.

“Perkara berasal dari Bareskrim Mabes Polri. Saat ini dilakukan penahanan rutan selama 20 hari ke depan di rutan Polrestabes Surabaya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Penahanan tersebut merupakan tahap II dari Laporan Polisi (LP) atas nama Pelapor Rudy Effendi dengan nomor, LP/B/197/II/2019/BARESKRIM tanggal 13 Februari 2019.

Rudy Effendy merupakan salah satu korban penipuan usaha nikel di Kabaena, Sulawesi Tenggara.

Sebelumnya pada 2018 silam, Venansius juga dilaporkan dengan kasus pemalsuan dan penipuan. Namun ia hanya divonis inkracht 5 bulan penjara, atas kasus yang merugikan korbanya hingga ratusan miliyar. [uci/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar