Hukum & Kriminal

Kejari Sampang Telusuri Aliran Dana 3 Buku Tabungan Pejabat Disdik

Sampang (beritajatim.com) – Selain menangkap pejabat dan mengamankan uang fee pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banyuanyar 2 sebesar Rp 75 juta, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang juga berhasil menyita tiga buku tabungan, yakni dua buku atas nama inisial AR dan satu lagi atas nama orang lain.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sampang Edi Sutomo mengaku belum tahu besarnya saldo dari ketiga buku tabungan tersebut. “Isi saldo dalam tiga buku tabungan itu belum dicek. Jadi, tunggu rilis selanjutnya ya, penyidik akan menelusuri dan akan mengusut tuntas aliaran dana ke buku tabungan itu,” terangnya, Minggu (28/7/2019).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kejari Sampang menangkap oknum Aratur Sipil Negara (ASN) Diknas setempat, di Jalan Mutiara, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang, sekitar pukul 9.00 WIB, Rabu 24 Juli 2019.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi penarikan fee proyek pembangunan Ruang Kelas Baru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banyuanyar 2. Dana kegiatan pembangunan RKB tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 1,4 miliar tahun anggaran 2019.

Dari tangan tersangka, Barang Bukti (BB) yang diamankan penyidik Kejari, berupa satu unit mobil CRV warna hitam bernopol AG 1939 VG, uang tunai Rp 75 juta, buku catatan fee proyek, dua buku tabungan Bank BNI, satu Bank BCA dan dua unit Handphone. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar