Hukum & Kriminal

Kejari Perak Rencana Terapkan JMS Virtual

Tampak salah satu pelaksanaan program JMS unggulan Kejari Tanjung Perak Surabaya dengan para siswa di salah satu SMPN Surabaya saat sebelum pandemi Covid-19.

Surabaya (beritajatim.com) – Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang menjadi program Tim jaksa Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya sempat terhenti karena adanya pandemi Covid-19. Namun, tim Adhyaksa ini tak henti untuk melakukan inovasi.

Salah satu inovasi yang dilakukan tim yang digawangi Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Tanjung Perak Erick Ludfyansyah ini adalah melanjutkan program JMS ini namun dengan menggunakan sistem virtual.

“Besar kemungkinan program JMS bakal kita laksanakan secara virtual. Kita sedang mengumpulkan referensi dari berbagai pihak. Dalam waktu dekat semoga sudah matang,” ujarnya, Selasa (23/6/2020).

Masih menurut Erick, kendala yang pihaknya hadapi adalah keterbatasan penggunaan gadget yang tidak semua siswa dapat memiliki.

“Seperti yang kita ketahui, dikarenakan beberapa faktor, tidak semua siswa memegang gadget, entah itu aturan yang diterapkan para orang tua siswa ataupun memang keterbatasan kondisi ekonomi keluarga para siswa. Untuk itu kita juga menjaring aspirasi dari pihak sekolah sasaran JMS untuk keoptimalan hasil program tersebut,” tambahnya.

Selain mengandalkan program JMS, seksi intelijen Kejari Tanjung Perak saat ini juga disibukan dengan supporting pendampingan hukum Jaksa Pengacara Negara (JPN) serta persiapan Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya yang rencananya bakal digelar beberapa waktu ke depan. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar