Hukum & Kriminal

Kejari Kota Mojokerto Musnahkan Barang Bukti dari 50 Perkara

Pemusnahan barang bukti tindak pidana umum di Kejari Kota Mojokerto. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto memusnahkan barang bukti dari 50 perkara sepanjang tahun 2019, Kamis (28/11/2019). Barang bukti yang dimusnahkan, antara lain terkait kasus narkotika, kosmetik ilegal, pencabulan dan perjudian.

Barang bukti tindak pidana umum tersebut dimusnahkan di halaman Kejari Kota Mojokerto di Jalan By Pass Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Disaksikan forkopimda Kota Mojokerto, barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kepala Kejari Kota Mojokerto, Halila Rama Purnama mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan dari 50 kasus yang sudah inkrah (berkekuatan hukum tetap). “Yang menonjol perkara sabu-sabu, yakni seberat 389,112 gram untuk Kota dengan tiga kecamatan seperti ini. Menurut saya sudah cukup banyak,” ungkapnya.

Masih kata Kajari, perkara menonjol kedua yakni narkoba jenis pil double L yakni sebanyak 10.217 butir dan perkara menonjol ketiganya yakni kosmetik palsu sebanyak 200 botol berbagai merk dan ukuran. Tak hanya tiga perkara tersebut saja, namun ada perkara lain yang yang semuanya sudah inkrah.

Yakni perkara pencabulan dan perjudian. Dari 50 perkara yang sudah inkrah, perkara narkotika mendominasi sekitar 70 persen. Dari jumlah perkara yang sudah inkrah di sepanjang tahun 2018, cenderung mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Narkotika tetap menjadi perkara menonjol pertama. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar