Hukum & Kriminal

Kejari Jember Tahan Bos Toko Bahan Bangunan

Foto: Ilustrasi

Jember (beritajatim.com) – Juragan toko bahan bangunan berinisial MRS menjadi tersangka dugaan korupsi bantuan rumah swadaya bagi pemilik rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Tersangka ditahan karena sudah memenuhi syarat obyektif dan subyektif sesuai pasal 21 KUHAP. Penyidik merasa perlu melakukan penahanan karena dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatan pidana lagi,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jember Agus Budiarto, Jumat (6/9/2019).

“Hari ini hanya satu orang dipanggil. Pertama sebagai saksi, lalu kami lakukan ekspos dengan tim dan pimpinan, sehingga bisa ditingkatkan sebagai tersangka dan ditahan,” kata Agus.

Tahun 2017, masyarakat mengajukan rehab rumah tidak layak huni kepada bupati melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Jember. Sebanyak 195 orang menerima bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu.

MRS diduga menyuplai bahan bangunan yang tak sesuai standar. Menurut Agus, akibat dugaan korupsi itu, negara mengalami kerugian Rp 400 juta.

Tidak tertutup kemungkinan akan ada tambahan tersangka. “Nanti kita tunggu perkembangan penyidikan,” kata Agus. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar