Hukum & Kriminal

Kejari Hentikan Pulbaket Dugaan Korupsi Pipanisasi PDAM Gresik Tirta Ceria

Gresik (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menghentikan pengumpulan bahan dan keterangan atau Pulbaket. Penghentian terkait adanya dugaan korupsi pemasangan pipa air PDAM Giri Tirta Ceria Kabupaten Gresik.

Penghentian ini karena belum ada serah terima pihak ketiga dari PDAM Giri Tirta, Gresik. Pemasangan pipa air yang dikerjakan di Perumahan Greenland, Desa Laban Kecamatan Menganti, Gresik itu menelan anggaran Rp 7,9 miliar merupakan dana murni swasta atau swadaya.

“Proyek masih berjalan dan menggunakan dana murni dari swasta. Proyek pipanisani ini juga belum diserahkan kepada PDAM Gresik, jadi kita tidak bisa masuk untuk menghitung dan mengecek adanya potensi kerugian negara,” ujar Kasipidus Dimas Adji Wibowo, Jumat (19/06/2020).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan dan pengecekan di lapangan oleh tim Pidsus Kejari Gresik didapati bahwa proyek pipanisasi dari Pasar Menganti ke perum Greenland menggunakan dana dari swasta.

Proyek ini lanjut dia, belum diserahkan Pemkab Gresik melalui PDAM Giri Tirta, begitu juga dengan belum selesainya penggarapan yang dilakukan pihak ketiga.

“Proyek pipanisasi ini menggunakan anggaran swasta dan belum diserahterimakan maka saat ini kami menghentikan pulbaket dugaan korupsi pipanisasi,” ungkap Dymas. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar