Hukum & Kriminal

Kecil-kecil Jadi Pelaku Begal

Sidoarjo (beritajatim.com) – Tiga remaja, AT alias Paimo (18), KGP alias Gege (17) dan DS alias Sam (17), semuanya dari Kecamatan Sukodono diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo, Senin (11/5/2020).

Ketiganya diduga sebagai pelaku begal yang beroperasi di Over Pass Tol Jumpetrejo Kecamatan Sukodono. Mereka diringkus saat melarikan diri ke luar kota, dan satu remaja lainnya dinyatakan sebagai DPO (daftar pencarian orang) alias buron.

Dalam penangkapan oleh Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo itu, petugas juga menyita beberapa barang bukti. Di antaranya sepeda motor jenis Yamah Mio Nopol L 6742 BA beserta STNK-nya (motor hasil kejahatan), sepeda Motor Beat Nopol W 4269 WT (sarana pelaku).

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi mengatakan, sesuai dengan perintah Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, bahwa perkara curanmor, pencurian dengan kekerasan (curas) atau kejahatan jalanan adalah atensi yang harus diungkap. “Kasus begal ini menjadi perhatian khusus dari Polresta Sidoarjo,” katanya.

Dia menjelaskan, para pelaku diduga kuat yang melakukan kejahatan di TKP (tempat kejadian perkara). Korbannya Rh (15) remaja dari Sukodono. Dia menjadi korban begal usai pulang nongkrong di kavling belakang Mapolsek Sukodono. Motor korban yang dirampas jenis Yamaha Mio Nopol L 6742 BA milik Septiana, sepupu korban.

Dari pemeriksaan beberapa saksi, termasuk saksi korban, pihaknya langsung bisa mengetahui identitas pelaku. Anggota Resmob kemudian melakukan perburuan, ternyata pelaku sudah kabur ke luar kota. “Motor korban sudah sempat dijual dengan harga Rp 650 ribu. Ketiga pelaku berhasil kita tangkap di Jalan Raya Puri Mojokerto,” ungkapnya.

Dari pemeriksaan para pelaku mengakui perbuatannya. Motif para pelaku hanya ingin mengambil atau memiliki sepeda motor milik korban. “Yang jadi pertimbangan pelaku ketika melakukan kejahatannya adalah karena melihat korbannya masih kecil,” pungkasnya. [isa/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar