Hukum & Kriminal

Kecanduan Nyabu, Oknum Anggota Linmas Ini Curi TV Flat

Gresik (beritajatim.com)- Karsimin (57), warga Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik, setiap harinya kecanduan sabu. Pelaku yang juga sebagai anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di desanya itu, ditangkap Reskrim Polsek Cerme karena kedapatan mencuri televisi flat 32 inci milik M.Rizky Widianto.

Terungkapnya kasus pencurian itu, bermula saat M.Rizky Widianto yang memiliki warung bernama Warung Bakul Coffe di Jalan Jurit Desa Cerme Kidul, Gresik. Kaget melihat pintu warungnya dalam kondisi rusak. Setelah dilakukan pengecekan bersama putri Cindi Adila Putri. Ternyata, televisi flat 32 inci yang ada di dalam warung sudah dicuri orang.

Atas kejadian itu, M. Rizky Widianto (korban) melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Cerme. Setelah mendapat laporan ada kasus pencurian. Petugas Polsek Cerme langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, mengarah ke dua pelaku yakni, Karsimin dan M.Muid.

Dari pengembangan penyelidikan petugas, kedua pelaku memang sudah lama meresahkan warga Desa Iker-Iker Geger. Kedua pelaku itu, ditangkap tanpa perlawanan. Dari tangan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya satu buah televisi flat 32 inci, satu unit motor Yamaha Vega R nopol W 2535 ML yang dipakai pelaku untuk menjalankan aksinya.

Kapolsek Cerme AKP Iwan Harry Poerwanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan serta pengembangan terhadap kedua pelaku. Ternyata, pelaku tersebut juga pernah mencuri mesin diesel milik Sadeli yang dicuri pada bulan Mei 2018 lalu. Tidak hanya itu, pelaku juga pernah terlibat curanmor dengan mencuri motor milik Ucok pada bulan Maret 2017 lalu.

“Modus yang dilakukan kedua pelaku berbeda-beda. Saat mencuri televisi di warung mereka mengincar sewaktu ditinggal pemiliknya. Sementara, saat mencuri motor kedua pelaku memanfaatkan korban yang Sedang memancing di tambak. Dengan berbekal kunci T pelaku merusak kunci stir lalu menuntutnya sebelum dibawa kabur,” katanya, Rabu (14/08/2019).

Dihadapan petugas, salah satu pelaku Karsimin mengaku dirinya nekad mencuri karena sudah kecanduan narkoba jenis sabu. Pasalnya, hasil dari aksi mencuri tersebut dijual lalu dibelikan sabu.

“Mulanya coba-coba saja tapi akhirnya kecanduan juga. Saya bertugas sebagai eksekutornya sewaktu mencuri. Sementara rekan saya M.Muid membantu bagaimana cara melarikan diri,” imbuh Karsimin. Atas perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP ancaman 7 tahun penjara. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar