Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kebijakan Lockdown Terbatas PN Surabaya Diapresiasi Praktisi

Surabaya (beritajatim.com) – Langkah cepat yang diambil Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk melakukan lockdowon terbatas mendapat apresiasi dari praktisi Adi Cipta Nugraha SH MH. Pengacara muda asal Surabaya ini menilai langkah yang diambil PN Surabaya ini sebagai upaya dalam mendukung program pemerintah dalam memerangi penularan Covid-19.

“Saya sebagai praktisi sangat mendukung apa yang dilakukan PN Surabaya yang langsung melakukan langkah cepat dengan memberlakulan lockdown terbatas sebagaimana yang disampaikan humas Pak Martin Ginting “ ujar Adi, Senin (12/7/2021).

Dijelaskan Adi, untuk saat ini masyarakat harus bersatu untuk mendukung upaya pemerintah. Sebab, korban sudah banyak berjatujan dan tak melihat profesi maupun jabatan.

“Semua bisa terpapar, semua bisa menjadi korban. Dan hal itu bisa dihentikan kalau kita patuh pada protokol kesehatan dengan menjaga kebersihan dan juga menerapkan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” ujar Adi.

Penyebaran Covid-19 yang terus meroket ini lanjut Adi, bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua. Sebab penyebaran Covid-19 ini tergantung pada diri kita sendiri untuk mau melaksanakan protokal kesehatan secara disiplin atau tidak.

“Orang lain sudah berupaya disiplin menjalankan protokol kesehatan, namun disisi lain masih ada yang abai. Hal ini yang membuat penyebaran Covid-19 sulit dikendalikan,” tambahnya.

Dia berharap, agar masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti di lingkungan PN Surabaya yang tentunya tidak bisa melakukan lockdown secara total karena ada perkara pidana yang ada masa penahanannya.

“Untuk itu saya berharap agar persidangan benar-benar melaksanakan protokol kesehatan secara ketat selama persidangan, sebab rekan sejawat kamj juga sudah banyak menjadi korban. Maka jangan sampai ada korban selanjutnya,” ujarnya.

Perlu diketahui, PN Surabaya kembali memperpanjang lockdwon terbatas pasca ditemukan banyak pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19. Hal ini tentunya membuat aktifitas yang ada di instutusi PN Surabaya terbatas pelayanannya. [uci/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar