Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kasus Penganiayaan Pemulung, Saksi Ngaku Tak Tahu Alasan Pelaku Sampai Memukul

Foto ilustrasi pemukulan dan penganiayaan

Surabaya (beritajatim.com) – Terdakwa kasus penganiayaan pemulung, Iwan Sucipto bin Sujar, kembali menjalani persidangan di PN Surabaya. Agenda sidang yang digelar di Ruang Cakra ini yaitu pemeriksaan saksi.

Dua orang saksi hadir yaitu Anisa Eka Mariana selaku korban. Saksi lain yaitu Siti Sophiana selaku rekan korban.

Di sidang itu, kedua saksi menjelaskan peristiwa yang dialami. Mereka mengaku tidak tahu alasan Iwan sampai memukul.


“Saya nggak tahu masalahnya apa, tiba-tiba saya dipukul oleh Iwan,” ujar saksi saat menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska.

Menurut saksi, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 13 Januari 2022 jam 20.30 WIB di Jalan Siwalankerto Surabaya. Saat itu istri terdakwa yakni Muji Asri mendatangi saksi Siti Shopiana dan korban Anisa Eka Mariana.

Lalu saksi Muji Asri berkata kepada saksi Siti Shopiana, “Kenapa Kamu melihat Saya dan kamu senang dengan suami saya?” dengan memegang kerah baju korban.

Korban lalu menjawab, “Tidak ada hubungan dengan suamimu” lalu mendorong saksi Muji Asri. Terdakwa yang melihat istrinya didorong merasa tidak terima.

Terdakwa mendekati Anisa Eka Mariana dan langsung melakukan pemukulan yang mengenai bagian kepala, wajah dan telinga saksi dengan tangan kosong.

Akibat perbuatan Terdakwa, saksi Siti Shopiana mengalami luka. Berdasarkan visum, hasil pemeriksaan ditemukan luka di pipi kiri.

Kemudian 1 cm di bawah mata kiri ditemukan luka memar disertai pembengkakan, warna kemerahan, bentuk tidak beraturan, ukuran diameter empat sentimeter.

Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 351 Ayat (1) KUHP. [uci/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar