Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kasus Pengacara Muda di Probolinggo Nyaris Ditabrak Mobil Usai Sidang, Praktisi Hukum: Advokat Punya Hak Imunitas

Probolinggo (beritajatim.com) – Kasus Pengacara muda di Probolinggo, Pradipto Atmasunu, yang nyaris ditabrak mobil ibu tirinya, FRN, usai persidangan Verzet di Pengadilan Negeri Kraksaan Probolinggo, banyak mendapat sorotan. Terutama dari kalangan praktisi hukum.

Praktisi hukum jebolan Universitas Brawijaya, Hasanuddin, menyinggung soal profesi advokat. Menurut dia, advokat berhak mendapatkan perlindungan hukum ketika beracara sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi atas Pengujian Pasal 16 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

“Seperti kejadian ini, kita lihat dulu dengan runtut. Apakah ada niat, jika pelaporannya adalah perusakan. Kita harus ketahui bersama makna dari perusakan. Misal seorang advokat berada di luar sidang sedang membela kliennya, maka bisa dikenakan perlindungan hukum,” kata Hasanuddin.

Pendapat senada muncul dari praktisi hukum lain, Husnan Taufik. Dia menyatakan setiap advokat mempunyai hak imunitas yang sudah diatur dalam Pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003.

“Mas Diki tetap mempunyai hak imunitas sebagai seorang advokat, apakah kajadian itu ada kaitan dengan perkara yang ditanganii itu,” jelasnya.

Terkait laporan FRN yang menduga Pradipto Atmasunu telah melakukan pengerusakan terhadap spion mobilnya, Husnan mengatakan itu merupakan wewenang Kapolisian.

“Kalau masalah di jalan itu sudah wewenang kepolisian sepenuhnya, terkait pelaporan dari lawannya itu apakah memenuhi unsur pengerusakannya,” jelasnya.

Tetapi jika Diki, panggilan akrab Pradipto Atmasunu, merasa keselamatannya terancam maka bisa membuat laporan kepada Polisi.

“Kalau Diki merasa terancam mau ditabrak, karena saya tidak melihat dari video posisi mas Diki, karena ketutupan mobil sebelah kiri, mas Diki sebagai advokat untuk membela kehormatannya harus melapor balik, nanti Polisi kan bisa memilah-milah memenuhi unsur yang mana kan begitu,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pengacara muda di Kabupaten Probolinggo hampir ditabrak oleh mobil yang ditumpangi ibu mertua tiri-nya atas nama FRN, usai mengikuti persidangan verzet di Pengadilan Negeri Agama Kraksaan. Selasa (17/5/2022).

Dalam rekaman video tersebut terlihat sebuah mobil Innova warna hitam berjalan dari arah barat ke timur, dan diduga berusaha menabrak pengacara diketahui bernama Pradipto Atmasunu yang sedang berjalan kaki dari arah berlawanan. (tr/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar