Hukum & Kriminal

Kasus Pemukulan Pengacara Belum Disidangkan

Surabaya (beritajatim.com) – Penyidikan kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Peter Susilo pengacara yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif ini sampai saat ini masih dalam penyidikan pihak Polda Jatim.

Dalam kasus ini Rudy Wibowo adalah korban pemukulan Pieter yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Rudy melaporkan kasus ini pada akhir April 2019 silam. Empat bulan berjalan, namun penyidikan kasus ini belum juga memasuki tahap persidangan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dimintai konfirmasi terkait kasus ini tidak memberikan jawaban.

Sementara kuasa hukum tersangka Yafet Warowu menyatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan perdamaian dalam kasus ini.

” Rencana damai mbak, tapi masih alot dan tetap diupayakan,” ujarnya, Rabu (24/7/2019).

Terpisah kuasa hukum korban, Vena Naftalia menyatakan bahwa untuk menuntut keadilan butuh perjuangan keras yang luar biasa. Sehingga kasus ini masih jalan di tempat sampai saat ini.

Terkait penawaran damai dari pihak tersangka, Vena menyatakan hal itu akan diliha perkembngnnya. ” Dilihat nanti saja ya mbak,” ujarnya.

Perlu diketahui, awal dari kejadian ini adalah saat itu hari Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 22.00 Wib, dia ditelepon oleh Peter untuk datang ke rumahnya guna membahas perolehan suara dalam pemilihan caleg pada 17 April 2019 lalu. Rudy dan Peter adalah Caleg DPR RI dari Partai Perindo untuk Dapil Surabaya dan Sidoarjo.

Baca Juga:

    “Saat saya datang ke rumah beliau (Peter) menyuruh saya tanda tangan pernyataan bahwa tidak melakukan pencurian suara dan saya tidak mau. Saya sudah menyarakan agar melihat C1 di Kecamatan tapi beliau malah emosi lalu memukuli saya,” ujar Rudy kala itu.

    Sejauh ini lanjut Rudy, Peter meminta perdamaian dan meminta maaf. Dan permintaan maaf Peter itu sudah diterima oleh Rudy, namun proses hukum harus tetap jalan. [uci/ted]





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar