Hukum & Kriminal

Kasus Pasar di Jember, Saksi Mengaku Ada Fee Peminjaman Bendera Perusahaan

Jember (beritajatim.com) – Jaksa memeriksa dua orang saksi terkait dugaan korupsi dalam pembangunan rehabilitasi Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dua saksi itu adalah aparatur sipil negara dan pegawai swasta.

“Keduanya menguatkan keterangan saksi-saksi sebelumnya, bahwa ada pengesuban pekerjaan, peminjaman bendera,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember Herdian Rahardi, Senin (1/7/2019).

Peminjaman bendera dari perusahaan lokal dilakukan untuk memudahkan pelaksanaan pekerjaan, karena perusahaan yang seharusnya mengerjakan jasa konsultasi berasal dari luar daerah. “Seharusnya menurut aturan yang bersangkutan mengerjakan sendiri,” kata Herdian.

Jasa konsultasi pengawas ini tidak melalui tender dan dimenangkan oleh perusahaan milik S. “Untuk konsultan perencana inisial PS. Dari S sendiri kemarin menerangkan bahwa tidak tahu-menahu. Perusahaannya hanya dipinjam dengan pemberian fee,” katanya.

Nominal fee tidak dipatok. “Tapi memakai sistem persentase. Yang terungkap delapan persen dari nilai kontrak,” kata Herdian.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua tim yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Jember Ponco Hartanto bergerak menyita dokumen-dokumen dari Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, Kamis (20/6/2019).

Dokumen yang disita antara lain dokumen kontrak, dokumen lelang, dokumen konsultan, pengawas proyek. Jaksa juga melakukan duplikasi atau kloning data komputer terkait proses lelang pembangunan Pasar Manggisan dan pasar-pasar lainnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pembangunan Pasar Manggisan menjadi sasaran pengusutan pertama kejaksaan sebagai pintu masuk untuk mengusut dugaan penyimpangan di pasar-pasar lainnya. “Masyarakat melihat, bahwa (pembangunan) Pasar Manggisan yang seharusnya selesai pada 31 Desember 2018, ternyata belum tuntas dan kelihatannya belum bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ponco. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar