Hukum & Kriminal

Kasus OTT di BPPKAD, Kejari Periksa Puluhan Pejabat Eselon II dan III Pemkab Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Puluhan pejabat eselon II dan III Pemkab Gresik diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari), terkait kasus OTT yang melibatkan Muchtar, Plt Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Pandoe Pramoekartika mengatakan, ada 17 orang baik itu dari eselon II dan III yang saat ini dimintai keterangan terkait kasus OTT di BPPKAD. “Pemeriksaan lanjutan ini untuk mengetahui aliran dananya, kemana saja dan siapa saja yang menerima,” katanya, Selasa (19/03/2019).

Ia menambahkan, sampai sekarang pihaknya belum bisa menentukan tambahan satu tersangka lagi. Pasalnya, hal itu dibutuhkan bukti yang akurat. “Tidak mudah menentukan tersangka lagi. Sebab, butuh bukti yang kuat serta akurat,” tambahnya.

Seperti diketahui, sejak kemarin (18/3) penyidik Kejari Gresik memeriksa 14 orang terkait kasus yang melibatkan Plt Kepala BPPKAD. Ke 14 orang yang diperiksa itu, semuanya berstatus saksi.

Mereka diantaranya mantan Kepala BPPKAD, Sekretaris BPPKAD, mantan Kepala Bagian Hukum, Asisten Setda, Kepala BKD, sejumlah ajudan dan beberapa staf lainnya.

Hingga berita ini ditulis, pemeriksaan masih berlangsung. Bahkan, tersangka Muchtar juga masih menjalani pemeriksaan bersama mantan Kepala BPPKAD Yetty Sri Supriyati, mantan Plt Sekda Pemkab Gresik, Nadlif. Selain itu, ada mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tursilo Harijogi serta mantan Kabag Hukum Edi Hadisiswoyo. Kejari Gresik juga memeriksa sejumlah ajudan bupati. Antara lain Erik dan Arief dan lain-lain. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar