Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kasus Narkoba di Bangkalan Tinggi, Pemkab dan Kejaksaan Bangun Balai Rehab

Pengecekan ruang rehabilitasi Pemkab Bangkalan (Foto: Zamachsari/beritajatim.com).

Bangkalan (beritajatim.com) – Jumlah pelaku penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bangkalan, Madura, cukup banyak. Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) menyediakan balai rehabilitasi.

Wakil Bupati Bangkalan, Mohni mengatakan adanya balai rehab tersebut diharapkan mampu mencegah angka pecandu narkoba. Sehingga, banyak pengguna yang terselamatkan dan terbebas dari jerat narkoba.

“Semoga dengan adanya balai ini mampu menekan angka pecandu sehingga masyarakat bisa produktif tanpa narkoba,” ungkapnya, Sabtu (2/7/2022).


Sementara itu, Kepala Kejari Bangkalan, Candra Saptaji mengatakan adanya balai rehabilitasi tersebut sebegai bentuk dukungan dari pemerintah setempat untuk pemberantasan narkotika. Ia berharap, balai rehab bisa digunakan oleh pengguna narkoba yang ada di Bangkalan.

“Tentu tujuannya agar para pengguna narkoba ini tidak melulu dipenjara, namun direhabilitasi agar sembuh. Sehingga saat keluar, tidak masuk ke lembah hitam narkoba,” ujarnya.

Meski begitu, ia menyebut tidak semua pelaku penyalahgunaan narkoba bisa direhab. Namun, terdapat beberapa persyaratan diantaranya adanya assessment dari badan narkotika yang menetapkan bahwa pelaku merupakan pengguna, bukan bandar maupun pengedar.

“Selain itu, juga adanya assesment medis serta yuridis. Sedangkan untuk minimal barang buktinya yakni untuk sabu dibawah 1 gram, ganja dibawah 5 gram dan ekstasi dibawah 8 butir,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia juga berharap adanya balai rehab ini dapat dimanfaatkan seluruh pelaku baik dari kalangan atas maupun bawah. Sehingga pemberantasan narkoba bisa selesai hingga akar.

“Semua bisa memanfaatkan, tidak hanya kalangan yang memiliki uang namun juga kalangan bawah. Pemahaman rehabilitasi juga harus sampai tingkat bawah agar semua terbebas dari narkoba,” tandasnya.[sar/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar