Hukum & Kriminal

Kasus Jasmas, Hakim Tetapkan Status Tersangka Wakil Ketua DPRD Surabaya Sah

Hakim Khusaeni saat membacakan putusan sidang praperadilan yang diajukan wakil ketua DPRD Surabaya, Darmawan

Surabaya (beritajatim.com) – Penetapan tersangka yang dilakukan penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak terhadap Darmawan, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dinyatakan sah atau sesuai prosedur oleh hakim PN Surabaya Khusaini, Kamis (15/8/2019).

Hal itu tertuang dalam putusan pengajuan praperadilan yang diajukan Darmawan yang menjadi tersangka tindak pidana korupsi pada dana hibah Jasmas tersebut. “Mengadili, menolak permohonan praperadilan. Membebankan biaya perkara kepada negara sebesar nihil,” tutup Hakim Tunggal Khusaini seraya mengetok palu sidang.

Darmawan, wakil ketua DPRD kota Surabaya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak pada Selasa 16 Juli 2019 lalu.

Darmawan diduga ikut bersama-sama dengan Agus Setiawan Tjong (saat ini telah divonis) melakukan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan barang berupa terop, kursi plastik, kursi crome, meja dan sound system melalui program Jasmas yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 4,9 miliar.

Penetapan Darmawan sebagai tersangka kasus korupsi Jasmas telah sesuai dengan prosedur, yakni berdasarkan pengembangan dari tersangka sebelumnya, yaitu Agus Setiawan Tjong. [uci/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar