Hukum & Kriminal

Kasus Investasi Bodong Penggemukan Sapi Perah Akan Naik Persidangan

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Ponorogo, I Gede Wiraguna Wiradarma(Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Babak baru kasus investasi bodong penggemukan sapi perah oleh CV Tri Manunggal Jaya (CV TMJ). Ya, per tanggal 19 Juni lalu, berkas kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo.

“Sudah dinyatakan P-21, tanggal 19 Juni lalu sudah dilimpahkan dari penyidik Satreskrim Ponorogo kepada kami,” kata Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Ponorogo, I Gede Wiraguna Wiradarma, saat ditemui sejumlah awak media, Senin (21/6/2020).

Dengan begitu, maka tiga tersangka yakni aktor intelektual dibalik investasi bodong Galih Kusuma, Direktur CV TMJ Hadi Suwito, serta Bendahara CV TMJ Arie Setiawan juga dilimpahkan ke Kejari. Berikut dengan barang buktinya, yakni uang tunai Rp 10 juta, mobil, sejumlah perhiasan emas, dokumen perusahaan dan harta tak bergerak yaitu tanah dan bangunan.

“Kami sudah meminta izin kepada Pengadilan Negeri untuk melakukan perpanjangan penahanan. Kami akan menyiapkan materi dakwaan terhadap mereka,” katanya.

Sehingga Wira sapaan akrab I Gede Wiraguna Wiradarma menyebut, kemungkinan sidang pertama akan digelar paling lambat dua bulan ke depan. Ketiga tersangka dijerat dakwaan pasal 372 adan 378 KUHP. Serta, dilapisi pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) kepada Galih yang dibantu oleh Hadi dan Arie. “Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 10 miliar,” katanya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar