Hukum & Kriminal

Masuk Tahap Penyidikan

Kasus Hoax Penembakan Gus Idris Jadi Atensi Polres Malang

AKBP Hendri Umar Kapolres Malang

Malang (beritajatim.com) – Kasus video hoax terkait penembakan Gus Idris yang sempat di unggah ke YouTube beberapa waktu lalu, kembali jadi atensi Kepolisian Resor Malang. Dari hasil gelar perkara di Mabes Polri bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Malang, tiga hari lalu, Polisi dalam waktu dekat akan memanggil sejumlah saksi untuk diperiksa.

“Dari hasil gelar perkara di Bareskrim Polri bersama Tim Cyber Polda Jawa Timur pada Jumat lalu, perkara tersebut nantinya sepakat akan kita angkat ke proses penyidikan,” ungkap Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Selasa (23/3/2021).

Kata Hendri, dari proses penyidikan akan kita buat Laporan Polisi dan kita lakukan interogasi pada saksi-saksi terkait perkara video hoax penembakan tersebut. “Nanti akan kita buat berita acara pemeriksaan sebagai saksi dulu. Termasuk Gus Idris nanti. Perkara ini akan kita update terus nanti,” ujar Hendri.

Ia melanjutkan, dari hasil gelar perkara di Bareskrim Polri, ada dugaan perkara ini bisa ditingkatkan pada proses penyidikan. “Ada dugaan tindak pidana yang mungkin terjadi, sehingga proses penyidikan dan pemeriksaan akan kita maksimalkan terhadap para saksi. Termasuk kita analisa kembali barang bukti yang sudah kita temukan. Setelah itu dari dugaan ini apakah ada yang kita tetapkan sebagai tersangka atau tidak,” tegas Hendri.

Hendri menambahkan, saksi-saksi dalam waktu dekat akan kita periksa. Barang bukti akan kita sita sebagai bahan penyidikan. “Setelah ini kita lakukan pemeriksaan saksi dulu. Termasuk penyitaan barang bukti. Apakah ada tersangka, nanti itu setelah hasil penyidikan. Termasuk Kasatreskrim yang baru kita minta untuk segera running kasus ini dulu,” Hendri mengakhiri. (yog/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar