Hukum & Kriminal

Kasus Dokter-Bidan Digerebek Suami di Mojokerto Naik Jadi Penyidikan

Mojokerto (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Kota Mojokerto terus melakukan penyelidikan dugaan perselingkuhan yang dilakukan oknum dokter dan bidan RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo. Bahkan, polisi menaikkan statusnya menjadi ke penyidikan.

Kapolres Kota Mojokerto AKBP Bogiek Sugiarto membenarkan bahwa kasus perselingkuhan tersebut naik menjadi penyidikan. “Kasus sudah dinaikkan menjadi penyidikan. Penyidik akan menjadikan beberapa barang bukti dan hasil visum nanti pada saat gelar perkara,” ungkapnya, Kamis (3/10/2019).

Masih kata mantan Kapolres Poso ini, keduanya yakni ARP dan MY belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perselingkuhan yang digerebek suami MY sendiri. Suami MY merupakan anggota polisi di Mojokerto. Menurutnya, untuk menetapkan status tersangka, tim penyidik akan segera melakukan gelar perkara.

“Hasil visum yang sudah dilakukan tim penyidik kepada MY akan menjadi alat bukti untuk gelar perkara nanti. Biar tim penyidik yang menjelaskan hasil visum itu. kami juga sudah meminta keterangan beberapa saksi dan alat bukti menjadi dasar dilakukan gelar perkara. Apakah cukup bukti atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto AKP Ade Warokka menjelaskan, hasil visum dari kedokteran sudah keluar dan akan dijadikan alat bukti untuk gelar perkara. “Alat bukti yang kami bawa dari TKP berupa satu seprei, beberapa helai rambut dan minyak gel rambut pria,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar