Hukum & Kriminal

Kasus Dokter-Bidan Digerebek, Polisi Segera Gelar Perkara

Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto, AKP Ade Warokka. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kota Mojokerto menaikan status kasus perselingkuhan dokter dan bidan menjadi penyidikan. Pihak kepolisian akan segera melakukan gelar perkara pasca memeriksa sejumlah saksi dan menemukan barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto, AKP Ade Warokka mengatakan, pasca penggerebekan yang dilakukan suami bidan yang berprofesi sebagai polisi di Mojokerto ini, status kasus tersebut sudah dinaikan. “Kami sudah tindaklanjuti dari tahapan penyelidikan langsung penyidikan,” ungkapnya, Jumat (4/10/2019).

Masih kata Kasat, saat ini pihaknya akan menindaklanjuti lebih lanjut lagi berdasarkan salah satu alat bukti, yaitu visum/suap dari rumah sakit yang melakukan visum terhadap bidan, MY. Pihaknya mengaku sudah memeriksa setidaknya enam orang saksi dan dimungkinkan akan bertambah untuk saksi kunci.

“Hasil yang pasti ada (visum), itu yang akan kita jadikan bahan untuk menindaklanjuti perkara ini. Nanti akan kita sampaikan lebih lanjut (hasil visum). Yang pasti dengan hasil ini kami akan kembali memanggil saksi untuk dimintai keterangan apakah bisa ditingkatkan dari pelapor menjadi tersangka,” tegasnya.

Kasat menambahkan, saksi yang sudah diperiksa ada enam orang. Menurutnya, dimungkinkan saksi akan ditambahkan dengan saksi kunci. Yakni saksi kunci satu orang dari masyarakat umum yang mengetahui kasus tersebut.

“BB yang kita amankan dari lokasi, bekas sperma di sprei dan sprei, sarung bantal, sarung guling, rambut, gel rambut serta HP milik keduanya. Tidak ada alat kontrasepsi maupun kondom yang ditemukan di lokasi,” jelasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar