Hukum & Kriminal

Kasus Balon Udara, Polisi akan Panggil Salah Satu ASN di Ponorogo

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Terkait balon udara, Polres Ponorogo berencana akan memeriksa seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di instansi pemerintahan  bumi reyog.

Sebab rumahnya yang berada di Kecamatan Babadan itu menjadi lokasi penerbangan balon udara saat perayaan lebaran akhir-akhir ini. Sehingga yang bersangkutan dicurigai sebagai penyandang dana dalam pembuatan balon udara tersebut.

“Kami akan panggil ASN tersebut, untuk kami mintai keterangan,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto, Kamis (28/5/2020).

Namun Arief menggarisbawahi pemeriksaan yang akan dilakukan terhadapa ASN ini masih sebagai saksi. Dari situ, petugas akan mengembangkan kasus balon udara tersebut berdasarkan keterangan saksi-saksi yang sudah diperiksa.

Puluhan balon udara yang disita oleh Polsek Kauman Ponorogo, Selasa (26/5/2020). (Foto/Endra Dwiono)

“Setelah keterangan dari saksi dikantongi, maka nanti akan kami kembangkan,” katanya.

Arief menambhakan jika hingga saat ini, Polres Ponorogo sedikitnya sudah mengamankan sedikitnya 87 balon udara. Ya, menerbangkan balon udara ini merupakan bagian tradisi masyarakat bumi reyog dalam merayakan lebaran idul fitri. Namun hingga saat ini, polisi belum menetapkan pelaku dalam penerbangan balon udara tersebut.

“Pengamanan balon udara itu, ada yang diserahkan secara sukarela dari masyarakat, ada juga yang kami sita saat hendak akan diterbangkan. Kebanyakan saat mereka mengetahui adanya petugas, langsung lari tunggang langgang dan akhirnya balon udara itu dibiarkan serta bisa diamankan oleh petugas,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar