Hukum & Kriminal

Kasus Ahmad Dhani, Jaksa Tetap pada Tuntutan

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Winarko dan Nur Rahman menyatakan bahwa mereka tetap pada tuntutan. Hal itu disampaikan dalam replik (tanggapan atas pledoi tersakwa) yang dibacakan dalam persidangan di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (14/5/2019).

Dalam repliknya Jaksa Winarko menjelaskan alasan kenapa pihaknya tetap pada tuntutan karena pledoi terdakwa dianggap berusaha mengaburkan pokok permasalahan yang sudah diakui terdakwa sebagai upaya melepaskan terdakwa dari pertanggungjawaban pidana yang telah dilakukan.

“Terdakwa telah mengakui vlog yang terdakwa apload di akun instagram miliknya dengan pengguna akun @ahmaddhaniprast, vlog tersebut sebagai respon atas kekecewaan terdakwa yang tidak dapat menghadiri deklarasinya #2019gantipresiden yang berlangsung di Surabaya,” ujar Winarko dalam repliknya.

Winarko menambahkan, bahwa kalimat yang diucapkan terdakwa tersebut secara nyata ditujukan kepada relawan koalisi Elemen bela NKRI.

Winarko menambahkan, bahwa penasihat hukum dalam pledoinya sengaja mengalihkan pokok permasalahan dalam perkara ini dengan menganggapnya sebagai umpatan semata yang tidak disertai dengan maksud menyerang pihak manapun.

“Padahal terdakwa sebagai WNI yang mestinya menjaga norma-norma etika/norma sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Wianrko.

Sementara dalam persidangan kali ini, Ahmad Dhani meminta agar penahanannya dipindahkan ke Jakarta, pihak hakim R Anton Widyopriono sendiri merasa tidak keberatan atas permohonan tersebut. [uci/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar