Hukum & Kriminal

Kartu ATM Tertinggal, Pria Ini Kuras Uang Milik Korban

Tuban (beritajatim.com) – Sat Reskrim Polres Tuban berhasil meringkus pelaku pembobolan kartu debit Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Dia berhsil menguras jutaan rupiah milik korbannya. Pelaku bernama Herwanto (39), warga Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, Kabupeten Tuban.

Pria tersebut sebelumnya mengaku menemukan kartu ATM milik korban yang tertinggal. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Heri Andrianto warga Kota Tuban. Heri mengetahui ATM miliknya tertinggal setelah ada SMS Banking yang memberitahukan bahwa ada transaksi dana keluar.

“Awal kejadiannya ATM korban ini tertinggal di mesin ATM. Korban yang tahu uangnya habis langsung melaporkan ke polisi,” terang Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono saat melakukan merilis kasus tersebut, Rabu (5/2/2020).

Petugas dari jajaran Sat Reskrim Polres Tuban yang mendapatkan laporan itu langsung melakukan penyelidikan. Polisi melakukan koordinasi dengan pihak bank untuk melihat rekaman CCTV. Dengan barang bukti rekaman CCTV saat melakukan penarikan tunai di ATM yang ada di Minohorejo, pria tersebut akhirnya berhasil ditangkap.

“Biasanya setiap kita melakukan transaksi harus memasukkan PIN, tapi hebatnya pelaku ini bisa tahu PIN dari ATM korban itu. Keterangannya PIN ATM korban ini sama dengan milik pelaku, ini seribu satu. Kita masih kembangkan apakah pelaku ini pelaku keahlian tertentu,” tambahnya.

Dalam kasus tersebut pelaku berhasil menguras uang korban sebesar Rp 6.150.000 dari total saldo korban Rp 6.200.000. “Pelaku ditangkap tadi malam dan masih kita kembangkan. Kita mengimbau pada masyarakat jika merasa kehilangan kartu ATM untuk segera melaporkan pada bank yang bersangkutan supaya langsung diblokir,” papar Kapolres Tuban.

Sementara itu, pelaku mengaku coba-coba untuk bisa menguras uang dari ATM yang ia temukan. Ia cukup memasukkan PIN ATM miliknya sendiri saat menggunakan kartu ATM milik korban yang tertinggal tersebut. “Saya coba sekali dengan PIN milik saya kok masuk dan muncul saldo 6 juta 200 ribu rupiah. Setelahnya saya langsung ambil uang di ATM itu,” ujar Herwanto. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar